BERITAMAGELANG.ID - Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi dalam proses seleksi terbuka dan kompetitif tahun 2026.
Sebanyak 68 pelamar dari internal dan luar Pemkab Magelang telah mengikuti proses seleksi administrasi untuk mengisi tujuh formasi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang. Berdasarkan hasil verifikasi kelengkapan dan keabsahan berkas lamaran, 52 diantaranya dinyatakan memenuhi syarat dan lolos seleksi administrasi.
Rincian jumlah pelamar pada masing-masing jabatan meliputi:
Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM (10 pelamar, lolos 8)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (10 pelamar, lolos 10)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (11 pelamar, lolos 7)
Kepala Dinas Perhubungan (6 pelamar, lolos 6)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (12 pelamar, lolos 11)
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (12 pelamar, lolos 6)
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (7 pelamar, lolos 4)
Panitia seleksi menetapkan peserta yang memenuhi syarat administrasi berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni penyusunan uji gagasan atau makalah yang akan dilaksanakan di Ruang Bina Karya Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Senin (4/5/2026).
Selanjutnya, peserta juga akan mengikuti uji kompetensi melalui metode Assessment Center yang dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 13 Mei 2026 di Unit Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang.
Panitia menegaskan, peserta yang tidak hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan akan dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur dari proses seleksi. Selain itu, seluruh keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Ketua Panitia Seleksi, Kepala BKPPD Kabupaten Magelang, Ari Handoko menyampaikan, proses seleksi ini dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif guna menjaring aparatur terbaik yang memiliki kompetensi serta integritas dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
"Melalui seleksi terbuka ini, diharapkan dapat terpilih pejabat pimpinan tinggi pratama yang mampu mendorong kinerja organisasi perangkat daerah serta memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Magelang," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar