Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Magelang Beri Penghargaan Bagi 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa'

Dilihat 2701 kali
Pjs Bupati Magelang Tavip Supriyanto berikan penghargaan bagi para tenaga pengajar di Kabupaten Magelang, Rabu (02/05)
BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan penghargaan pada enam orang tenaga pengajar berprestasi. Hal ini dilakukan sebagai wujud penghargaan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di wilayah Kabupaten Magelang dalam menularkan ilmu bagi para generasi muda. 

Adapun tenaga pengajar dan pengawas yang mendapatkan penghargaan tersebut yakni, Rosida Kus Fajarini (Juara l kategori guru TK), Weni Tri Sustiwi (Juara l kategori kepala TK), Yusni Usman Ningrum (Juara l kategori guru SD), Rokayah (Juara l kategori kepala SD), Nda Yani (Juara l kategori guru SMP), dan Susaemi (Juara l kategori pengawas SD). Penghargaan tersebut diserahkan saat Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Soepardi Kota Mungkid, Magelang Jawa Tengah, Rabu (02/05).

"Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2018, kita akan berkomitmen untuk membangun pendidikan yang bersinergi dengan kebudayaan nasional. Karena kita yakin, bahwa kebudayaan yang maju akan membuat pendidikan kita kuat," demikian disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Magelang Tavip Supriyanto saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional di hadapan ratusan guru dan siswa se-Kabupaten Magelang.

Pendidikan dan kebudayaan nasional, lanjut Tavip, masih jauh dengan apa yang diharapkaan saat ini. Namun demikian, Pemkab Magelang terus berusaha keras memperluas akses pendidikan yang berkualitas.

"Cita-cita pendidikan dan kebudayaan nasional ini tentunya juga harus didukung oleh pembangunan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) secara lebih, sungguh-sungguh, dan terencana," imbuhnya.

Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini bertema 'Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan'. Dalam upacara tersebut juga ditampilkan Tari Soreng Kolosal oleh 350 siswa-siswi SMP se-Kabupaten Magelang. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang