Pengelola MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang Dikukuhkan

Dilihat 2313 kali

BERITAMAGELANG.ID - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengukuhkan sejumlah pejabat Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Magelang menjadi pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang.


Terdapat 69 orang yang ditunjuk serta dikukuhkan menjadi pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur. Prosesi pengukuhan ini dilaksanakan di MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang dan dihadiri Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto, jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang dan tokoh agama setempat, Rabu (25/9/2024).


Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyampaikan, para pengelola MAJT ini terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kemudian Pemerintah Kabupaten Magelang dan para tokoh-tokoh agama di Kabupaten Magelang dan juga pengelola Masjid An-Nur dengan masa bakti pada 2024-2028. Ia mengatakan, kehadiran MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang ini diharapkan bisa menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat di Kabupaten Magelang.


"Kami berharap para pengelola yang sudah dikukuhkan, bisa menjalankan tugasnya dengan amanah. Sehingga MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang ini bisa memberikan kemanfaatan baik sebagai pusat kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan khususnya di Kabupaten Magelang," jelas Nana usai mengukuhkan para pengelola MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang.


Nana mengatakan, kehadiran MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang ini juga merupakan upaya untuk mendukung kawasan strategis pariwisata nasional ataupun KSPN Borobudur. Ia juga berharap, kehadiran MAJT ini bisa menjadi destinasi wisata religi. 


"Dengan harapan semoga bisa bertaraf nasional bahkan internasional," harapnya.


Nana menjelaskan pembangunan MAJT ini dimulai sejak 2022, dan sebenarnya 2023 pembangunan ini sudah selesai. Di 2024, tinggal melakukan finishing dan memperbaiki fasilitas seperti tempat parkir, jalan masuk, serta taman. 


"Dan MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang ini sudah siap diresmikan oleh Bapak Presiden nanti," ungkapnya.


Pembangunan MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang menggunakan APBD Provinsi Jawa Tengah dibantu Kabupaten Magelang, sekitar Rp121,5 miliar ditambah dengan Rp4,6 miliar untuk sarana prasarana di MAJT.


Hal senada juga diungkapkan Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto. Baginya, MAJT ini adalah salah satu kebanggaan bagi masyarakat di Kabupaten Magelang. Ia berharap, keberadaan MAJT di Kabupaten Magelang ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat terutama sebagai tempat menjalankan ibadah.


Ia juga berpesan kepada para pengelola MAJT yang baru saja dilantik agar bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya terutama dalam menjaga MAJT ini sehingga dapat dimanfaatkan dengan maksimal.


"Tentu kami berharap, para pengelola ini bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya untuk menjaga, merawat maupun menggunakan MAJT sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat," kata Sepyo.






Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang