Perangkat Desa Didorong Integrasikan Layanan Digital

Dilihat 1916 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kecamatan Salaman di Ballroom Hotel Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang, Selasa (30/11).

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Desa memiliki peran penting sebagai subjek pembangunan, sekaligus menjadi motor penggerak utama penyelenggaraan pemerintahan. Demikian disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kecamatan Salaman di Ballroom Hotel Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang, Selasa (30/11).


Bupati mengatakan, di era digitali 4.0 saat ini, kemajuan zaman terus berkembang pesat dan sangat kompetitif, sehingga sudah menjadi kebutuhan sekaligus tantangan bagi aparatur desa, agar lebih terampil, lebih cepat dan tanggap memenuhi pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. 


"Layanan digital menjadi tuntutan yang akan mampu mendekatkan diri dengan masyarakat karena hakikat transformasi digital tidak hanya merubah layanan biasa menjadi online atau dengan membangun aplikasi saja, namun bagaimana mengintegrasikan seluruh area layanan untuk menghasilkan perubahan proses yang mampu menciptakan 'Nilai' sehingga dapat memberikan kepuasan kepada pengguna layanan," kata Zaenal.


Melalui peningkatan kapasitas dengan tema 'Menuju Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan Akuntabel dengan Pemanfaatan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) On Line' Tahun 2021 ini, desa diharapkan mampu menerapkan Good Governance, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang baik dalam pengelolaan administrasi desa, keuangan desa, peraturan desa, dan terselenggaranya pembangunan desa sesuai ketentuan yang berlaku.


Untuk itu, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Desa dengan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Serta mencari solusi bersama dalam pemecahan masalah, dengan begitu akan tercipta Pemerintahan Desa yang kuat, maju, demokratis, mandiri dan sejahtera.


"Kami berharap dengan adanya peningkatan kapasitas pemerintah desa ini nantinya akan dapat menambah bekal pengetahuan dan wawasan para aparatur desa, khususnya dalam melaksanakan tugas-tugas pengelolaan keuangan desa, serta untuk terus meningkatkan peran dan partisipasi Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dalam ikut membantu mensukseskan program-program Pembangunan Daerah di Kabupaten Magelang, sehingga, harapannya bisa mewujudkan masyarakat Kabupaten Magelang yang SEDAYA AMANAH," pungkasnya.


Terakhir, Zaenal berpesan agar setiap sumber dan penggunaan dana bisa dipertanggungjawabkan sesuai aturan, agar terhindar dari permasalahan hukum.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang