BERITAMAGELANG.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin mengucapkan selamat Hari Ibu Ke-93 Tahun 2021 kepada para perempuan di Kabupaten Magelang.
Christanti mengatakan, Hari Ibu terlebih di masa Pandemi ini merupakan salah satu momentum untuk kebangkitan perempuan di Kabupaten Magelang, terutama yang terdampak Covid-19.
Dalam hal ini, Christanti terus mendorong para kaum perempuan untuk tidak takut dalam bersuara saat mengalami tindak kekerasan, pelecehan, maupun eksploitasi seksual khususnya di dunia maya yang saat ini semakin merebak yang dikhawatirkan akan merambah ke dunia nyata.
"Harapannya dengan kita saling menguatkan dan memotivasi perempuan satu sama lain, kebangkitan dari Pandemi Covid-19 ini bisa semakin baik. Baik kebangkitan dalam sisi ekonomi, sosial, mental agar menjadi lebih baik lagi sehingga proses pembangunan bisa terus dilaksanakan," kata Christanti usai mengikuti acara peringatan Hari Ibu Ke-93 tingkat Kabupaten Magelang di Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (22/12).
Menurutnya, organisasi PKK cukup berperan dalam memajukan kaum perempuan di Kabupaten Magelang melalui 10 program pokok PKK.
"Contohnya di Pokja 1 terkait dengan pola asuh anak. Pola asuh anak begitu luas, saat ini yang sedang menjadi topik hangat adalah terkait kasus kekerasan berbasis gender online," ungkapnya.
Harapannya dengan PKK ini bergerak di masyarakat, bisa memberikan edukasi yang baik sampai ke tingkat keluarga. Kasus kekerasan berbasis gender online ini bisa dicegah dari tingkat keluarga dengan penanaman secara spiritual dan penguatan nilai-nilai norma di keluarga.
Christanti menyebutkan, kasus kekerasan terhadap perempuan di wilayah Kabupaten Magelang masih sangat tinggi, setidaknya terdapat kurang lebih 60 kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi sepanjang 2021 ini.
"Sesuai data dari Sahabat Perempuan ada 60 kasus kekerasan terhadap perempuan di sepanjang tahun 2021 yang telah dilaporkan. Mungkin juga ada yang tidak dilaporkan dan hanya silent (diam)," beber Christanti.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar