BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang terus berkomitmen meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi sektor Pajak Daerah. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pemberlakuan kebijakan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai instrumen penting dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kebijakan ini merupakan bagian dari amanat peraturan perundang-undangan yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan daerah. Dengan skema opsen ini, Kabupaten Magelang berupaya membiayai program-program strategis secara mandiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Pajak Kembali ke Rakyat
Bupati Magelang menegaskan, setiap rupiah yang dibayarkan oleh masyarakat melalui Pajak Daerah, termasuk opsen PKB, akan masuk ke dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dana tersebut dikelola secara transparan untuk menyasar sektor-sektor vital.
âDana yang bersumber dari Pajak Daerah, termasuk opsen Pajak Kendaraan Bermotor, sepenuhnya masuk dalam struktur APBD Kabupaten Magelang dan digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat, seperti pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta pelayanan publik lainnya,â jelas Bupati dalam keterangan rilis, Sabtu (21/2).
Fokus Penggunaan Dana Opsen PKB
Penerimaan dari sektor ini akan dialokasikan pada beberapa pilar pembangunan, antara lain:
Infrastruktur: Perbaikan dan pembangunan akses jalan serta jembatan di wilayah pelosok.
Layanan Publik: Peningkatan kualitas pelayanan birokrasi yang lebih cepat dan transparan.
Kesejahteraan: Penguatan sektor kesehatan, pendidikan, dan stimulus ekonomi bagi masyarakat lokal.
Ajakan Taat Pajak
Pemerintah Kabupaten Magelang turut mengajak seluruh masyarakat wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu. Kepatuhan masyarakat adalah kunci utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Magelang.
Dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel, Pemkab Magelang optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar