Polisi Sterilkan Gereja Santo Antonius Pasturan Jelang Ibadah Misa Natal

Dilihat 3391 kali

BERITAMAGELANG.ID - Polsek Muntilan melakukan kegiatan sterilisasi Gereja Santo Antonius Pasturan Muntilan, Sabtu (24/12/2022) sore. Sterilisasi itu dilakukan menjelang umat Nasrani melakukan ibadah misa natal yang akan dilaksanakan pada pukul 17.00 wib di hari yang sama.


Kegiatan Misa Natal tersebut dilakukan dalam dua gelombang yaitu pada pukul 17.00 dan pukul 20.00 wib dengan jumlah total mencapai seribu jemaat gereja.


“Sterilisasi ini merupakan langkah antisipasi untuk mengamankan kegiatan ibadah tersebut," kata Kapolsek Muntilan, AKP Abdul Muthohir saat ditemui sesaat setelah melakukan kegiatan sterilisasi.


Terkait dengan jumlah personil kepolisian yang diterjunkan untuk pengamanan, Muthohir menjelaskan pihaknya di-backup oleh SatBrimob Polda Jateng, Tim Anjing Pelacak dari Sat Samapta Polres Magelang, Tim QRT Polres Magelang.


Sementara sasaran kegiatan sterilisasi tersebut adalah tempat-tempat bangunan Gereja Utama yang dipakai untuk pelaksanaan ibadah terutama di area sekitar mimbar.


“Tadi juga dilakukan penyisiran di pohon-pohon natal bahkan sampai di sekitar Kediaman Romo Agung Wijayanto untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman," tambahnya.


Ketika pelaksanaan ibadah Misa Natal, menurut Muthohir tidak akan ada penutupan arus lalu lintas di sekitar Gereja Santo Antonius Pasturan Muntilan, melainkan petugas akan melakukan pengaturan arus lalu lintas di daerah tersebut.


“Tidak ada penutupan jalan. Semuanya seperti biasa, namun memang terdapat petugas yang mengatur arus lalu lintas di sana. Dan kita juga dibantu oleh petugas Tim Pospam Operasi Lilin Candi 2022 wilayah Muntilan," jelasnya.


Kapolsek menegaskan kondisi di wilayah Kecamatan Muntilan terutama sekitar tempat ibadah Natal dalam kondisi aman terkendali. Hal tersebut dipastikan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada Umat Nasrani yang akan melaksanakan Ibadah Natal.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang