Polres Magelang Maksimalkan Pengamanan Borobudur Marathon

Dilihat 1800 kali
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun saat diwawancara di lobi Mako Polres Magelang terkait pengamanan Borobudur Marathon

BERITAMAGELANG.ID - Polres Magelang menggelar rapat koordinasi teknis pengamanan perhelatan International Borobudur Maraton 2021 yang akan berlangsung pada 27-28 November 2021 di Komplek Taman Lumbini Candi Borobudur Kabupaten Magelang.


Rapat internal tersebut dilaksanakan dengan mengundang instansi-instansi terkait untuk membahas teknis pengamanan perhelatan internasional tersebut.


"Personil yang kita turunkan akan kita maksimalkan. Karena ini perhelatan internasional jadi kita akan lakukan pengamanan semaksimal mungkin," kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun saat ditemui di kantornya, Kamis (25/11).


Kapolres Magelang menyampaikan tanggal 27 November 2021 tersebut dikhususkan untuk atlet elite (Elite Race). Sedangkan 28 November 2021 adalah untuk atlet umum di program Bank Jateng Tilik Candi.


"Kegiatan ini dilaksanakan pagi dini hari, sampai sekitar pukul 08.00 WIB ketika Candi Borobudur mulai dibuka. Jadi harapannya nanti tidak berbenturan dengan pengunjung wisata," tambahnya.


Ditemui di ruangannya, Kabag Ops Polres Magelang Kompol Maryadi menyampaikan sebanyak 151 personil akan diterjunkan terdiri dari Kodim 0705 sepuluh personil, Dishub sepuluh personil, Dinkes 12 personil, Damkar 4 personil dan keamanan TWCB sebanyak 15 personil. Selebihnya dari anggota Polri.


"Untuk teknisnya, ploting ada 14 titik yang akan dilalui oleh peserta Borobudur Marathon. Setiap titik terdapat dua personil nantinya. Namun kami juga melakukan pengamanan dan antisipasi di ruas-ruas jalan yang dilalui," kata Kabag Ops Polres Magelang Kompol Maryadi.


Arus lalu lintas menurut Maryadi juga akan menjadi fokus antisipasi mengingat setiap Sabtu dan Minggu Borobudur menjadi pusat tujuan wisata baik dari lokal maupun nasional. Terkait hal tersebut pihaknya bersama Dishub akan melakukan rekayasa arus lalu lintas.


"Pintu masuk di Candi Borobudur juga akan kita tempatkan personil sehingga yang tidak berkompeten dilarang memasuki Candi Borobudur. Kecuali yang untuk umum yaitu setelah dibuka pukul 08.00 WIB," tandasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang