BERITAMAGELANG.ID - Pada malam pergantian tahun, Polres Magelang akan memprioritaskan pengamanan pada 6 titik rawan yang tersebar di wilayah Kabupaten Magelang. Diantaranya kawasan Candi Borobudur, Simpang Artos, perbatasan wilayah utara di simpang Tiga Secang, dan di wilayah selatan di Perbatasan wilayah Magelang-Sleman, Kecamatan Salam dan wilayah Muntilan.
Demikian ditekankan Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, dalam Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolres, Senin (27/12). Ditegaskan, pola pengamanan Pergantian Tahun Baru dilaksanakan dengan beberapa skenario.
"Ada beberapa skenario pengamanan dan semua itu untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif pada malam pergantian tahun," tegas Kapolres Magelang.
Kapolres mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang telah mengamankan jalannya kegiatan ibadah Misa Natal yang dimulai sejak Jumat (24/12) sampai Minggu (26/12).
"Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai dengan rencana dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Magelang aman," ucapnya.
Selain itu, Kapolres juga memerintahkan kepada jajaran Reserse Narkoba maupun Reserse Kriminal untuk terus melaksanakan kegiatan razia terhadap peredaran Miras.
"Razia terus dilaksanakan karena miras ini bisa memicu terjadinya kejadian-kejadian kriminalitas. Apakah itu perkelahian maupun penganiayaan sehingga dapat menimbulkan orang luka, bahkan bisa berakibat orang meninggal dunia," terangnya.
Kapolres mengimbau, pelaksanaan razia tetap mengedepankan tindakan persuasif dan humanis dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Selanjutnya, AKBP Sajarod menyampaikan saat ini situasi Kamtibmas dan penanganan Covid-19 dapat terkendali dan berangsur-angsur membaik. Meskipun ancaman terkait penularan maupun penyebaran Covid-19 ini masih di depan mata. Terlebih adanya varian baru yakni Omicron.
"Maka, tetap tingkatkan protokol kesehatan. Ingatkan diri kita, keluarga kita, saudara-saudara kita dan masyarakat kita untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," pesannya.
Presiden Joko Widodo, lanjut Kapolres, menargetkan untuk kegiatan vaksinasi dosis pertama pada bulan Desember harus mencapai 70%. Sementara di Kabupaten Magelang, pencapaian vaksinasi baru tercapai 69,13% dan masih ada kekurangan 0,87% dari target sasaran.
"Para Kapolsek saya perintahkan untuk mencari sasaran dan kita akan melaksanakan serbuan vaksinasi ke wilayah Polsek-Polsek yang membutuhkan vaksin," tandasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar