BERITAMAGELANG.ID - Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Magelang mengantarkan produk UMKM ke pasar yang lebih luas lagi. Hal tersebut diwujudkan dengan mengambil langkah bermitra dengan PT Indomarco Primatama.
Launching Kemitraan Produk UMKM, dilaksanakan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Magelang Tanti Zaenal Arifin, Kamis (28/7) di Gerai Indomaret BB Square Mungkid.
"Dekranasda Kabupaten Magelang tentunya mendukung produk UMKM masuk ke pasar yang lebih luas lagi, khususnya ke minimarket modern," ucap Tanti.
Tanti mengatakan, proses penjaringan produk UMKM diawali dengan tahap sosialisasi oleh Disdagkop UKM Kabupaten Magelang ke pelaku UMKM. Kemudian dilakukan kurasi produk dan terdapat 18 produk makanan yang bisa masuk dalam program ini.
"Harapannya kepada pelaku UMKM bisa konsisten dan meningkatan kualitas dan kapasitas produk. Ketika masuk ke pasar modern ketika penjualan naik maka kapasitas harus dipersiapkan, serta kualitas harus dijaga sehingga tetap kompetitif," pesannya.
Tanti menambahkan, untuk produk yang belum masuk, bisa menjadi motivasi untuk berbenah, khususnya agar persyaratan dapat dipenuhi sehingga dapat lolos kurasi.
"Perizinan seperti sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), harus dipenuhi sebagai salah satu syarat. Siapa tahu produk UMKM bisa dipasarkan ke luar negeri, termasuk produk kerajinan. Hal ini terus disampaikan kepada masyarakat melalui sosialisasi," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim, mengatakan masih banyak produk UMKM Kabupaten Magelang yang belum masuk ke pasar modern.
"Ada ribuan produk UMKM di Kabupaten Magelang, potensi ini harus didorong dan difasilitasi oleh Pemerintah agar dapat berkembang secara kualitas, kuantitas dan pemasaranya," ujar Basirul.
Secara teknis produk UMKM Kabupaten Magelang, sudah mengisi rak display Indomaret sejak Juli 2021. Saat ini produk UMKM Kabupaten Magelang sudah masuk ke seluruh gerai Indomaret di Kabupaten Magelang.
Pemerintah Kabupaten Magelang hadir di tengah pelaku UMKM termasuk di masa pandemi Covid-19, dan diberikan ruang seluas-luasnya oleh Bupati Magelang, termasuk bekerja sama dengan pihak swasta.
âHarapannya ke depan bisa bekerja sama dengan minimarket modern lainnya, atau pusat oleh-oleh (jajanan) luar daerah. Termasuk pemasaran melalui internet," harap Basirul.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar