BERITAMAGELANG.ID - Raut wajah tegang namun penuh semangat terlihat dari 26 anak yang mengikuti khitan massal dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2025 di Gedung Candi Borobudur, RSUD Merah Putih, Kabupaten Magelang, Kamis (26/6/2025). Mereka datang dari berbagai pelosok Kabupaten Magelang. Sebagian besar adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu, panti asuhan, serta lembaga kesejahteraan sosial anak.
Mereka mendapatkan tindakan khitan gratis, kontrol lanjutan, serta bingkisan dan uang saku sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dalam rangka Hari Anak Nasional.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Baznas dan RSUD Merah Putih ini mengusung nilai solidaritas, kepedulian, dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa khitan massal ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan perkembangan anak.
"Nilai strategis kegiatan hari ini terletak pada aksi nyata yang mengedepankan aspek kesehatan, sosial, dan spiritual," ujarnya.
Sementara itu, dr. Leli Puspitowati, Direktur RSUD Merah Putih, menambahkan bahwa rumah sakit turut mengambil peran sosial dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak melalui kegiatan seperti ini. Setiap anak akan mendapatkan pemeriksaan lanjutan secara gratis oleh tim Klinik Merah Putih.
Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang Bela Pinarsi, menjelaskan bahwa peserta diprioritaskan bagi anak-anak binaan sosial yang benar-benar membutuhkan. Setelah kuota dari Baznas terpenuhi, pihaknya menggandeng seluruh kecamatan untuk ikut berpartisipasi.
"Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari layanan dasar, termasuk khitan. Ini bukan sekadar tindakan medis, tapi juga bagian dari perhatian dan cinta," ujar Bela.
Tawa, rasa haru, dan senyum anak-anak hari itu menjadi bukti bahwa perhatian kecil bisa membawa dampak besar. Melalui khitan massal ini, mereka tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga merasakan hangatnya kepedulian dan kebersamaan dari banyak pihak.

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar