Siswa SMK Dilatih Kepedulian Sosial Pada Warga Terdampak Covid-19

Dilihat 2136 kali
BERITAMAGELANG.ID - SMK Muhammadiyah 2 Muntilan membuat dan membagikan 2.000 masker gratis melalui Posko Penanganan Corona virus Disease (Covid-19) tingkat desa di kecamatan setempat.

Kegiatan pembagian masker ini adalah bagian awal dari program SMK Mbangun Desa karena setiap program sekolah sudah seharusnya berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan nasional yang antara lain adalah membentuk manusia yang berilmu, kreatif dan mandiri. Selain itu juga memiliki orientasi terkait pembangunan karakter hidup yakni beriman, berakhlak mulia dan bertanggung jawab.

Di samping itu, slogan SMK Bisa, Siap Kerja, Cerdas dan Kompetitif yang dicanangkan beberapa tahun lalu diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi sekolah, juga bagi masyarakat desa di sekitarnya.

"Program ini juga memiliki tujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial bagi siswa terhadap kondisi yang terjadi di lingkungannya," kata Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Muntilan Kabupaten Magelang Untung Supriyadi, Senin (4/5/2020).

Dalam waktu-waktu tertentu siswa akan berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat, dengan proses tersebut harapannya, siswa akan memiliki kesadaran sosial sejak dini bahwa ada kelompok warga di luar sekolah yang juga perlu mendapatkan program-program pemberdayaan melalui pemberian keterampilan.

Untuk kepentingan terwujudnya pemerataan pembangunan di Indonesia, maka target pencapaian keberhasilan dari kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah perlu memiliki orientasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat terutama yang tinggal di wilayah pedesaan.

Sebagai satuan pendidikan kejuruan, SMK Muhammadiyah 2 Muntilan berupaya membantu pemerintah dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui program pelatihan keterampilan. 

Program yang dinamakan SMK Mbangun Desa ini bertujuan meningkatkan kemampuan SDM masyarakat desa yang dalam jangka panjang dapat mewujudkan kemandirian ekonomi.

"Dalam program yang memiliki target sasaran peserta dari kelompok generasi muda ini, ada beberapa pelatihan keterampilan yang nanti akan diberikan, antara lain menjahit, komputer program dan desain grafis," ujarnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang