Srawung Relawan Magelang Antihoaks Sebagai Media Cegah Hoaks Menjelang Pemilu 2024

Dilihat 1653 kali
Lurah jamaah Kopdariyah yang juga sebagai koordinator Kegiatan Srawung Relawan Magelang Antihoaks Adhang Legowo saat membuka kegiatan

BERITAMAGELANG.ID-Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Magelang Raya dan Jamaah Kopdariyah menyelenggarakan kegiatan Srawung Relawan Magelang Antihoaks, bertempat di Pendapa Homestay Anugrah Borobudur Kabupaten Magelang pada hari Sabtu (12/11).

Lurah Jamaah Kopdariyah yang juga sebagai koordinator Kegiatan Srawung Relawan Magelang Antihoaks Adhang Legowo menjelaskan Sikap peduli terhadap situasi Magelang menjelang tahun pesta demokrasi inilah yang mendorong kedua komunitas masyarakat sipil ini mengadakan Srawung Relawan Magelang Antihoaks.

"Fakta di masyarakat, setelah hadirnya media sosial muncul sebuah fenomena yang dinamakan post truth atau fenomena paska kebenaran. Fenomena ini ditandai dengan sulitnya masyarakat untuk memahami apakah informasi yang didapat merupakan informasi yang telah terverifikasi kebenarannya atau malah informasi yang salah/hoaks," katanya.

Berpijak dari situasi tersebut, maka kegiatan ini dimaksudkan dapat menjadi ruang bagi beragam komunitas/lembaga untuk srawung dan duduk bersama serta saling bertukar pikiran.

"Harapan kami, kegiatan ini dapat membangun sinergitas guna mewujudkan tujuan bersama yaitu media sosial yang sehat, bebas dari hoaks, ujaran kebencian dan bulliying terlebih lagi menjelang pesta demokrasi tahun 2024," harapanya

Sementara Itu Relawan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Magelang Raya Pungguh Triwarsono yang  hadir menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa untuk menghadapi isu hoax yang muncul menjelang pemilu 2024, Mafindo sendiri saat ini sudah memulai bekerja sama dengan beberapa steakholder .

"Untuk tingkat pusat kami sudah bekerjasama dengan KPU dan Bawaslu sementara untuk tingkat daerah atau wilayah kami menyelenggarakan beberapa kegiatan seperti ini "Srawung Relawan Anti Hoaks" yang mengumpulkan berbagai komunitas dan juga segenap instansi penyelenggara pemilu dan pendukung stabilitas penyelenggaraan pemilu," terangnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bawaslu Kota & Kabupaten Magelang, KPU Kota & Kabupaten Magelang, Dinas Kominfo Kota & Kabupaten Magelang, Polres Kota & Kabupaten Magelang, Akademisi, Dewan Pastoral Kevikepan Kedu, Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan, Forum Masyarakat Katolik Indonesia, Komunitas Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan, dan Komisi Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang