Sterilkan Gunung Telomoyo, Pengelola Semprotkan Disinfektan

Dilihat 3124 kali
Pengelola DTW gunung Telomoyo saat melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi strategis

BERITAMAGELANG.ID - Pasca dikunjungi ribuan wisatawan pada Minggu (19/7/2020) lalu, pengelola Daya Tarik Wisata (DTW)  Gunung Telomoyo melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi strategis.


"Penyemprotan kita lakukan agar area gunung kembali steril setelah dikunjungi ribuan orang," terang Wardoyo, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandean, Ngablak Kabupaten Magelang, Selasa, (21/7/2020).


LMDH selaku pihak pengelola juga menutup sementara destinasi wisata puncak Gunung Telomoyo. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kluster baru Covid-19.


Langkah antisipasi juga dilakukan, agar tidak terjadi penumpukan di atas. Yaitu dengan menutup jalur-jalur tikus yang ada, sehingga tidak ada pengunjung ilegal. "Kita lakukan penjagaan bersama pada pos-pos tertentu dan penambahan petugas yang mengenakan identitas pengelola," tegas Wardoyo.


Ditambahkan oleh Wardoyo, berdasarkan hasil evaluasi yang dihadiri segenap LMDH terkait, pengelola wisata Telomoyo dan Perum Perhutani dan hasil koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19, maka akan diadakan simulasi protokol New Normal secara detail tanpa melibatkan pengunjung.


Simulasi diadakan dua hari, Rabu dan Kamis (22-23/7). Selanjutnya pada Jumat (24/7) masing-masing pengelola wisata dan LMDH terkait akan melakukan gladi bersih persiapan untuk Sabtu dan Minggu (24-25/7), juga tanpa melibatkan pengunjung.


Kemudian dari Sabtu sampai Kamis (25-30/7) dilakukan ujicoba berbayar dengan melibatkan pengunjung dan tetap melaksanakan  protokol New Normal di bidang wisata secara detail oleh petugas maupun pengunjung.


Disebutkan pula oleh Wardoyo, bahwa skenario sistem buka tutup dan kuota pengunjung yang sudah di tetapkan, tetap berlaku.


Yaitu untuk kunjungan wisata via Pagergedog, maka kunjungan sunrise pada pukul 04.00 sampai 09.00 WIB. Kemudian kunjungan siang tahap I dibuka pukul 09.00 sampai 12.00 WIB. Kunjungan siang tahap II dimulai pukul 12.00 sampai 15.00 WIB. Sedangkan kunjungan sunset dibuka pukul 15.00 sampai 19.00 WIB.


Pengunjung juga tidak diperbolehkan mendirikan tenda di sepanjang bahu jalan kawasan wisata. "Kita juga akan memperbanyak memberikan informasi dengan memasang banner untuk jam kunjungan dan kuota pengunjung," tegasnya.


Aturan-aturan ini akan terus dievaluasi hingga dua minggu ke depan terhitung mulai tanggal 22 Juli 2020.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang