Tanggulangi Dampak Covid-19, Bupati Magelang Serahkan Santunan Pada Anak Yatim Piatu

Dilihat 1675 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin didampingi Ketua Baznas Kabupaten Magelang KH Afifudin saat menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu.

BERITAMAGELANG.ID-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu untuk menanggulangi dampak Covid-19. Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin secara simbolis kepada beberapa perwakilan di Ruang Mendut, Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (30/9/2020).


Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengapresiasi atas kinerja Baznas selama ini yang telah bersama dengan pemerintah melayani masyarakat sesuai fungsi dan tupoksinya masing-masing, meskipun di tengah kondisi sulit menghadapi pandemi Covid-19. Ia meminta Baznas dan Kementerian Agama Kabupaten Magelang untuk selalu mensosialisasikan terkait dengan protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Karena saat ini kita sedang mengalami gelombang yang cukup luar biasa, dimana peningkatan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang masih sangat tinggi. Maka penerapan protokol kesehatan itu menjadi faktor yang penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat," kata, Zaenal.

Akibat dampak dari Covid-19, lanjut Zaenal, Baznas juga telah ikut berperan serta memberikan bantuannya berupa infak, zakat, dan sedekah kepada masyarakat terdampak, salah satunya kepada para anak yatim piatu. 

"Anak-anak merupakan generasi emas yang harus terus kita persiapkan dan menjadi tanggung jawab kita bersama," tutur, Zaenal.

Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Magelang, KH Afifudin dalam laporannya menyebutkan, santunan atau pentasarupan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Magelang untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Kegiatan pentasarupan ini secara riil sudah dilaksanakan kepada anak yatim sejumlah 802 orang," ungkap, KH Afifudin.

Selain memberikan santunan kepada anak yatim, Baznas juga memberikan bantuan kepada mualaf berupa sapi yang akan digemukan secara bergulir di Krinjing, Dukun dan di Kapuan berupa sapi betina untuk diperanakan secara bergantian dari kelompok tani.

KH Afifudin menyebutkan saldo Baznas Kabupaten Magelang pada awal tahun 2020 mencapai Rp 888.474.171. Kemudian per 1 Januari 2020 sampai hari ini (30/9/2020) total saldo Rp 2.081.019.100. Lalu ditasarupkan sebesar Rp 1.883.673.654. Dan sisa yang ada disaldo pada saat ini berjumlah Rp 1.133.819.628.

"Uang yang masih ada ini direncanakan akan dialokasikan untuk pendidikan, kemiskinan, kesehatan dan dampak yang lain dari Covid-19 juga akan disalurkan dalam rangka untuk produktifitas kepada rekan-rekan kita yang miskin, contohnya untuk memberikan pelatihan seperti pertukangan, jadi tukang cukur rambut, ketatabogaan yang nantinya akan terus dikembangkan," pungkas KH Afifudin.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang