BERITAMAGELANG.ID - Wakil Bupati Magelang, Sahid, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan menerima petugas sensus serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur.
Ajakan tersebut disampaikan saat Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di kediaman Wakil Bupati di Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Selasa (7/7/2026).
Pendataan tersebut turut didampingi Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, bersama Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono. Kehadiran jajaran pimpinan BPS menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan SE2026 sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam penyediaan data statistik yang berkualitas.
Sahid mengatakan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Menurutnya, data yang akurat hanya dapat diperoleh apabila seluruh responden bersedia memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan jawaban yang benar, lengkap, serta jujur. Data yang kita berikan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujarnya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan karakteristik kegiatan usaha di luar sektor pertanian.
"Data yang dihimpun melalui SE2026 akan menjadi potret terkini struktur perekonomian Indonesia sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan, evaluasi, dan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah," ujar Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono.
Melalui dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat sebagai responden, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas. Data tersebut nantinya akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, terarah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar