Walubi Targetkan 8.000 Pasien Pengobatan Gratis di Candi Borobudur

Dilihat 2804 kali
Sejumlah warga antusias untuk mengikuti pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Walubi pada rangkaian perayaan Waisak 2567 BE/2023 lalu.

BERITAMAGELANG.ID - Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) bersama sejumlah lembaga akan mengadakan bakti sosial pengobatan gratis di Candi Borobudur pada 18-19 Mei 2024. Bakti sosial ini dalam rangka menyambut perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024.


Tahun ini, Walubi kembali menargetkan sebanyak 8.000 pasien dalam bakti sosial pengobatan gratis di Candi Borobudur. Sebab tahun lalu, Walubi sukses melakukan 7.134 tindakan. Pasiennya pun berasal dari berbagai daerah di luar Magelang.


Koordinator Humas Waisak 2568 BE/2024 Eric Fernando menjelaskan, pengobatan tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.


"Ada sejumlah pengobatan yang dilakukan dengan menggandeng berbagai lembaga dan instansi terkait," ujarnya, Kamis (16/5/2024).


Dia merinci, ada pengobatan umum dan spesialis serta poli gigi untuk cabut, tambal, dan karang gigi. Lalu, ada poli mata. Masyarakat bisa memeriksa mata, operasi katarak, dan pemberian kaca mata baca gratis hingga 1.000 buah. Kemusian, operasi bedah minor benjolan dan bibir sumbing.


Tanto menambahkan, bagi masyarakat yang ingin menjadi pasien pengobatan bakti sosial Waisak dapat melakukan pendaftaran secara langsung di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur. Namun, khusus pasien operasi mata/katarak, bedah minor, dan bibir sumbing wajib mengikuti screening.


Screening tersebut dilakukan pada Jumat (17/5/2024) pukul 08.00-14.00 di Vihara Griya Vipassana Avalokitesvara (GVA), Mendut.


"Kami menargetkan ada 8.000 pasien yang mengikuti pengobatan gratis ini," ungkap Koordinator Bakti Sosial Waisak 2568 BE/2024 Jeffri S. Tanudjaja.


Bakti sosial pengobatan gratis itu nantinya akan dibantu ratusan dokter dan ratusan tenaga kesehatan berasal dari lintas lembaga. Seperti Pemprov Jawa Tengah, Kodam IV/Diponegoro, Polda Jawa Tengah, Puskesad, Diskesau, Diskesal, Pusdokkes Polri, Dinkes Kab. Magelang, RST Soedjono Magelang, RSUP Sardjito Yogyakarta, RS Suci Paramita Balaraja Tangerang, dan lainnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang