BERITAMAGELANG.ID - Indonesia merupakan negara yang mempunyai tiga masalah gizi, yaitu kekurangan gizi (stunting dan wasting), kelebihan gizi (overweight dan obesitas) dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Prevalensi anemia pada remaja putri di indonesia masih tinggi dan menjadi masalah kesehatan masyarakat.
Nutrisionis RSUD Muntilan Kabupaten Magelang, Sita Utami Budiarti, S.Gz, Dietisien menjelaskan anemia adalah kondisi kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal. Hal ini berbahaya karena hemoglobin berperan penting membawa oksigen ke seluruh sel tubuh. Ia menyebutkan remaja putri termasuk kelompok yang rentan mengalami anemia.
"Remaja putri ini lebih rentan terkena anemia, jadi selain karena faktor kehilangan darah yang rutin atau fisiologis, kehilangan sel darah merah setiap bulannya saat menstruasi, juga karena kurang asupan zat besi," terang Sita dalam talkshow Jamus Gemilang LPPL Radio Gemilang FM, Kamis (5/12/2024).

Sita menjelaskan dampak dari anemia pada remaja cukup serius, meliputi penurunan daya tahan tubuh, mudah lelah, serta penurunan konsentrasi yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Untuk mencegah anemia, ia menyarankan menerapkan pola makan gizi seimbang dengan memperhatikan asupan zat besi, baik dari sumber hewani maupun nabati, serta mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) seminggu sekali.
"Karena memang asupan sehari-hari tidak akan mencukupi, ternyata dalam pola asupan makan masyarakat Indonesia sangat rendah sekali. Dengan ditambah asupan Tablet Tambah Darah harapannya dapat memenuhi asupan kebutuhan zat besi," ujar Sita.
Pada kesempatan itu dibantah pula terkait mitos mengkonsumsi TTD secara rutin membahayakan tubuh. Tubuh manusia diciptakan Tuhan sangat istimewa, TTD yang masuk dalam tubuh manusia akan diserap sesuai dengan kebutuhan, dan sisanya akan dibuang melalui feses, jadi ditegaskan TTD aman dikonsumsi secara rutin.
Untuk hasil optimal, TTD sebaiknya dikonsumsi setelah makan atau menjelang tidur dengan air putih. Hindari mengonsumsinya bersamaan dengan teh, kopi, suplemen kalsium, atau obat maag yang dapat menghambat penyerapan zat besi.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar