BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 30.000 jemaah Aisyiyah se-Eks Karesidenan Kedu memadati Lapangan Drh. Soepardi, Kabupaten Magelang, Minggu (19/4/2026). Momentum "Wisata Dakwah Aisyiyah" ini terasa kian istimewa berkat kolaborasi antara penyelenggara dengan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang yang memberikan potongan harga khusus di 23 Daya Tarik Wisata (DTW) bagi para jemaah.
Plt Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Zumrotun N. Rini, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang mampu mendatangkan massa dalam jumlah besar ini. Menurutnya, sinergi ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan potensi wisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Magelang.
"Kami sangat mendukung karena yang datang ada ribuan. Harapannya dengan kolaborasi ini, penyelenggara bisa mengarahkan jemaah untuk berkunjung ke tempat wisata, sentra UMKM, hingga kulineran di Magelang," ujar Zumrotun saat ditemui di lokasi acara.
Ia mengungkapkan, jumlah kehadiran jemaah melampaui ekspektasi awal.
"Dari target 15.000 jemaah, ternyata yang hadir mencapai kurang lebih 30.000 jemaah. Ini dua kali lipat dan tentu berdampak positif pada pendapatan daerah serta ekonomi lokal masyarakat," tambahnya.
Sebanyak 23 DTW terlibat dalam pemberian promo ini, mulai dari potongan harga tiket hingga akses gratis.
Ketua Umum PDA Aisyiyah Kabupaten Magelang sekaligus Ketua PDA se-Eks Karesidenan Kedu, Nida Ul Hasanah, menjelaskan konsep "Wisata Dakwah" merupakan evolusi dari kegiatan halal bihalal yang dikemas lebih menarik agar jemaah tidak merasa jenuh.
"Kita tidak hanya ngaji saja, tapi setelahnya kita refreshing. Rasulullah mengajarkan kita untuk bersuka ria merayakan Idul Fitri (bilbisri was sururi). Maka, setelah acara ini, jemaah bisa langsung berwisata. Ada 23 destinasi yang memberikan diskon, mulai dari Tol Khayangan hingga Nepal Van Java yang diskonnya sampai 30 persen," jelas Nida.
Nida juga mengapresiasi kemudahan akses yang diberikan oleh pihak pengelola wisata. Para petugas di lapangan cukup mengenali jemaah melalui seragam Aisyiyah atau tanda khusus pada armada bus yang digunakan.
"Terima kasih kepada Disparpora atas kolaborasi yang sangat bermanfaat ini. Kami berharap destinasi wisata di Magelang semakin berkemajuan dan sinergi seperti ini dapat terus berlanjut di event-event mendatang," tutupnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar