Zonasi Covid-19 Kabupaten Magelang Kembali Merah

Dilihat 3666 kali
Foto: freepik.com/vectorom

BERITAMAGELANG.ID - Zonasi Covid-19 di Kabupaten Magelang kembali merah. Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19, pada Minggu (27/6/2021) mencapai 1.002 orang. Rinciannya, 172 di rawat di beberapa rumah sakit dan 830 menjalani isolasi mandiri. 


“Dengan tambahan ini, jumlah total meninggal ada 577 orang. Rinciannya 197 suspek dan 380 terkonfirmasi. Dengan data ini, zonasi Kabupaten Magelang kini masuk zona merah. Terkait hal ini semua pihak kami mohon untuk meningkatkan dan menegakkan protokol kesehatan dimanapun berada," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.


Pada hari ini, lanjut Nanda, tercatat ada tambahan 161 pasien terkonfirmasi Covid-19. Terbanyak dari Kecamatan Secang 55 orang, Salam 20, Kajoran 16, Mungkid 14, Salaman 11, dan Sawangan 10 orang. Kemudian 7 dari Tempuran, 5 di Mertoyudan, Pakis dan Windusari, 4 di Grabag dan Kaliangkrik. Selain itu juga ada dua orang di Ngluwar dan Dukun serta satu di Muntilan.


Sementara pasien terkonfirmasi meninggal, hari ini ada tambahan 4 orang. Tiga diantaranya baru, dari Secang 2 dan Mungkid satu orang. Selain itu ada satu alih status meninggal dari Tempuran.


Namun demikian, hari ini ada tambahan 75 pasien sembuh. Terbanyak dari Secang 32 dan Mertoyudan 25 orang. Kemudian Tempuran 9 orang, Salam 7 dan Salaman dua orang. Hari ini juga ada tambahan satu alih status meninggal dari Tempuran. Selain itu juga ada tiga tambahan meninggal baru. 


“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 12.402 orang. Rinciannya, 1.002 dalam penyembuhan, 11.020 sembuh dan 380 meninggal," jelasnya.


Sedangkan pasien suspek, ada tambahan satu alih status terkonfirmasi dari Kecamatan Kajoran. 


“Kini, jumlah kumulatifnya menjadi 2.246 pasien. Terdiri dari 80 dirawat, 1.813 sembuh, 72 isolasi mandiri dan 281 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang