5 Anggota Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Magelang Bakal Dapat Penghargaan

Dilihat 2045 kali
Ketuan Baznas Kabupaten Magelang, KH Afifudin.

BERITAMAGELANG.ID-- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang, KH Afifudin mengatakan, lima anggota Baznas Tanggap Bencana (BTB) dari Kabupaten Magelang bakal menerima penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat karena dinilai aktif ikut serta dalam kegiatan kebencanaan, Jumat (2/10/2020).


"Awalnya ada 10 orang dari rekan-rekan BTB Kabupaten Magelang yang aktif. 10 orang ini memiliki kemampuan bervariasi seperti dalam hal pertukangan, ahli baja, ahli berenang (menyelam), ahli dibidang IT dan lain sebagainya. Namun yang dinilai sangat aktif dalam hal kebencanaan ada 5 orang," ungkap, KH Afifudin.

Lanjut, KH Afifudin, 5 orang anggota BTB Kabupaten Magelang ini juga telah melewati penilaian secara online selama dua bulan terkait bidang penanganan kebencanaan. Menurutnya, anggota BTB Kabupaten Magelang tidak bisa dipandang sebelah mata, selain memiliki profesi berdakwah ternyata juga memiliki keahlian terutama dibidang kebencanaan.

"Dalam pelaporan dan penilaiannya, 5 orang anggota BTB Kabupaten Magelang ini juga ikut terjun dan membantu menangani berbagai bencana di wilayah Kabupaten Magelang seperti salah satunya bencana angin puting beliung di Kecamatan Pakis beberapa waktu lalu," terangnya.

Diketahui, saat ikut membantu menangani bencana di berbagai wilayah di Kabupaten Magelang, 5 anggota BTB ini bergabung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.

"5 orang ini secara aktif ikut terus membantu saat terjadi bencana bersama BPBD Kabupaten Magelang. Dan laporannya pun langsung dipantau oleh BNPB pusat. Berdasarkan hal tersebut inilah akhirnya mereka dinilai sangat aktif dalam bidang kebencanaan dan akan diberikan penghargaan oleh BNPB pusat dalam waktu dekat," pungkas KH Afifudin.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang