Angin Kencang Disertai Hujan Deras Terjadi Di Kabupaten Magelang

Dilihat 2860 kali
Dampak angin kencang disertai hujan deras yang kembali melanda Kabupaten Magelang Senin (9/12/2019).

BERITAMAGELANG.ID - Angin kencang disertai hujan deras kembali terjadi di Kabupaten Magelang, Senin (9/12/2019). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sejumlah rumah dan jaringan listrik rusak tertimpa pohon tumbang.


Berdasar pemantauan BPBD Kabupaten Magelang, hujan dengan intensitas ringan-sedang disertai angin kencang mulai terjadi sejak pukul 15.00 WIB di sebagian wilayah Kabupaten Magelang yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.


"Kejadian pohon tumbang itu menutup akses jalan serta menimpa rumah warga dan jaringan listrik," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto, Senin (9/12/2019).


Lebih lanjut Edy mengatakan, perkembangan paska kejadian angin kencang hingga pukul 17.30 WIB terdapat beberapa lokasi yang terdampak yakni di Dusun Japunan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan. Di lokasi ini sebuah pohon beringin dengan tinggi sekitar 15 meter miring dan akarnya terangkat. Kondisi itu mengancam pedagang pasar dan akses jalan antar desa.


"Upaya sedang dilakukan koordinasi dengan DPU PR & PLN untuk penanganan menunggu crane," kata Edy.


Kemudian di Dusun Kembang, Desa Ngadipuro, Kecamatan Dukun, sebuah pohon tumbang menimpa rumah milik Sawali (75) dengan satu KK/ 3 Jiwa. Kondisi rumah mengalami rusak ringan dan langsung dilakukan penanganan. 


Selanjutnya dua lokasi lain di Kecamatan Dukun yakni di Dusun Karanggondang, Desa Ngadipuro terdapat pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan di Dusun Joho, Desa Dukun, terjadi pohon tumbang menutup akses jalan Desa Dukun-Wates.


Di Dusun Ngaben, Ds. Sidowangi, Kecamatan Kajoran rumpun pohon bambu tumbang menutup akses jalan Salaman - Kajoran.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Sementara itu, kegiatan dan upaya penanganan melalui kaji cepat oleh BPBD juga terus dilakukan bersama personil relawan dan warga. Sedangkan untuk penanganan infrastruktur BPBD telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN, DLH, dan DPU PR Kabupaten Magelang.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang