Damkar Magelang Semprot Abu Vulkanik Merapi di Pos Babadan

Dilihat 2931 kali
Personil gabungan bersihkan abu vulkanik Merapi di Pos Pengamatan Babadan Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang menerjunkan personil untuk membersihkan endapan abu vulkanik di Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Babadan Desa Krinjing Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, Sabtu (21/8/2021).


Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho, mengatakan penyemprotan ini menerjunkan puluhan personil lengkap beserta peralatan Damkar.


"Satu tanki suplay, dan satu mobil hilux membawa tampungan air dan sprayer. Personil dari Damkar 10 orang. Total personil sekitar 20 orang," kata Didik.


Dijelaskan didik, 2 unit mobil Damkar tersebut guna menyemprot dan membersihkan abu vulkanik yang ada di sekitar Pos Babadan. Proses penyemprotan itu dilakukan secara bertahap dari halaman depan hingga area depan pos Babadan. 


Hal itu untuk mengantisipasi dampak kesehatan dari abu vulkanik Gunung Merapi. Selain itu untuk memperlancar aktivitas petugas dalam mengamati Gunung Merapi.


Sementara itu salah satu anggota Damkar Kabupaten Magelang Kiswoto mengatakan pembersihan saat ini fokus di PGA Babadan yang memang terdampak abu vulkanik relatif tebal.


Pembersihan abu vulknik di Pos Pengamatan yang berada di radius 4,5 km dari punck Merapi ini  juga melibatkan sejumlah unsur.


"Pembersihan abu vulkanik dengan pnyemprotan ini melibatkan personil dari Damkar, BBPD Kabupaten Magelang dan TNI, Polsek Dukun dan relawan," ujar Kiswoto di lokasi.


Hujan abu vulkanik ini merupakan dampak luncuran awan panas Merapi sejauh 3,5 km pada Minggu (15/8/2021) malam. Dalam kejadian itu, BPBD Kabupaten Magelang mencatat selain menyelimuti Pos pengamatan Babadan, abu vulkanik juga menerpa sekitar 26 Desa di 8 kecamatan di Kabupaten Magelang.


Sebagai upaya antisipasi dampak erupsi Gunung Merapi di masa pandemi Covid-19 masyarakat diimbau agar tidak keluar rumah saat hujan abu vulkanik terjadi. Jika harus melakukan aktivitas keluar rumah, maka dianjurkan untuk memakai masker.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang