Jembatan Antar Desa Lereng Gunung Sumbing Kritis Akibat Fondasi Ambrol

Dilihat 2472 kali
Jembatan Semawang di wilayah Kecamatan Bandongan ditutup akibat salah satu fondasi ambrol tergerus air.

BERITAMAGELANG.ID - Sebuah jembatan penghubung antar desa di lereng Gunung Sumbing Kabupaten Magelang terancam ambrol setelah salah satu fondasinya tergerus aliran sungai. Kondisi itu membuat aktivitas ekonomi warga terganggu karena harus memutar hingga beberapa kilometer.


Kepala Desa Gandusari, Kamal mengatakan, satu struktur fondasi Jembatan Semawang di Desa Gandusari Kecamatan Bandongan ini ini runtuh setelah terkikis aliran sungai pada Minggu (9/10/2022) kemarin.


Jembatan Semawang merupakan akses utama antara dua desa yakni Gandusari di sebelah utara dan Bandongan di sebelah selatan. Jembatan sepanjang 10 meter dan lebar 3 meter ini juga menghubungkan ke desa lainnya yang berada di lereng Gunung Sumbing seperti Kalegen, Tonoboyo dan lainnya.


"Roboh fondasi jembatan terjadi pada Minggu kemarin setelah debit air meningkat akibat hujan deras yang mengguyur beberapa hari," kata Kamal di lokasi, Senin (10/10/2022).


Menurutnya, kondisi itu tentu membahayakan pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua dan empat. Karena selain menjadi akses utama ekonomi dan pendidikan warga, jembatan Semawang juga merupakan jalan Kabupaten yang menjadi akses wisata ke sejumlah destinasi di lereng Gunung Sumbing.

 

Sementara itu demi keselamatan warga, jembatan ini ditutup untuk sementara waktu hingga perbaikan dilakukan. Warga juga memasang rambu peringatan pengalihan jalan di kedua ujung jembatan dengan material sedanya.

 

Untuk beraktivitas, warga terpaksa harus memutar melewati jalur lain yang lebih jauh.


"Kurang lebih memutar satu kilometer untuk sampai ke rumah saya dari Kecamatan Bandongan karena jembatan tinggal gantung sedikit," ujar salah satu warga Suryadi.

 

Beberapa usulan dari warga disampaikan untuk perbaikan Jembatan Semawang seperti menambah bentang jalan, dan membangun tanggul fondasi untuk menahan abrasi di tiang jembatan.


Meski demikian, dalam waktu dekat ini rencana perbaikan terhadap jembatan Semawang belum akan dilakukan oleh dinas terkait.

 

"Belum pak nanti kita kabari. Biar disurvei dahulu," ungkap Kabid Bina Marga pada DPUPR Kabupaten Magelang, Priyo Suwarso.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang