BERITAMAGELANG.ID - Hutan Gunung Merapi di antara alur Sungai putih dan Kali Bebeng Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang terbakar hebat, Jumat (4/10).
"Titik api pertama kali terlihat pukul 11.10 WIB dari bawah," kata warga Purwosari, Ngablak Srumbung Ismanto.
Lokasi titik api semula berada di PUD 5 Blok Gentong, Jurangjero, Desa Ngablak Kecamatan Srumbung.
Hanya berselang satu jam kemudian api dengan cepat menjalar membakar rumput alang-alang kering.
"Angin sangat kencang dari bawah, sehingga api semakin besar naik ke atas," lanjut Ismanto.
Asap hitam memenuhi kedalaman aluran Kali Putih dan langit sekitar Jurangjero.
Dari pantauan di lokasi, personil Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), TNI Polri dan ratusan warga telah berada di lokasi hutan yang terbakar.
"Hingga kini warga memadamkan api secata manual karena tidak ada air," ujar Ismanto.
Personil pemadam telah bergerak untuk melakukan pemadaman. Mereka juga melakukan penyisiran dari Dam Shabo Jurangjero, hingga hulu Kali putih. Akibat kencangnya angin proses pemadaman sulit dilakukan.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar