BERITAMAGELANG.ID - Desa Wisata Wana Mukti Siguede, yang terletak di Desa Kebonlegi, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, menawarkan pemandangan alam pegunungan 360 derajat yang memukau. Wisatawan dapat menikmati hamparan hijau yang melingkar dari berbagai sudut, menjadikannya destinasi wisata yang unik dan menenangkan.
"View wisata Wana Mukti Siguede sangat keren dan menarik. Wisatawan bisa melihat beberapa puncak gunung dengan udara yang sangat segar," ujar Gayatri (20), wisatawan asal Semarang, yang berkunjung ke Wana Mukti Siguede.
Menurut Junedi, pengelola Wana Mukti Siguede, ekowisata ini dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) setempat. Fasilitas yang disediakan antara lain area foto, outbound, camping ground, campervan, serta pendopo untuk pertemuan berkapasitas hingga 200 orang.
Tiket Terjangkau dan Ragam Kuliner Tradisional
Dengan tiket masuk hanya Rp10.000 per orang, wisatawan dapat menikmati udara pegunungan yang segar, ditemani kuliner tradisional seperti teh sangre, kopi arabika, robusta, tempe mendoan, dan makanan khas lainnya.
"Teh sangre ini istimewa. Proses pembuatannya tradisional, mulai dari pemetikan pucuk daun teh hingga pengeringan menggunakan alat tradisional bernama *sangan* di atas tungku kayu bakar. Rasanya sedikit beraroma sangit, yang menjadi ciri khasnya," jelas Junedi.
Teh sangre juga disajikan unik, di mana daun teh direbus dan disajikan dengan gula jawa yang dikunyah terpisah, bukan dicampur dengan teh.
Panorama Menakjubkan
Saat cuaca cerah, wisatawan dapat menikmati keindahan puncak Gunung Sumbing, Pegunungan Menoreh, Gunung Merapi, Merbabu, hingga Gunung Ungaran. Dua Bukit Giyanti juga terlihat jelas, terutama saat matahari terbit dan terbenam.
Selain itu, wisatawan juga dapat menyaksikan proses pembuatan teh sangre secara langsung. Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri, memperkenalkan kearifan lokal masyarakat lereng Gunung Sumbing.
"Pengunjung kami tidak hanya berasal dari Magelang, tetapi juga dari luar kota seperti Semarang, Salatiga, Solo, dan Yogyakarta," tambah Junedi, yang juga Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Kebonlegi.
Ekowisata dengan Nuansa Tradisional
Desa Wisata Wana Mukti Siguede tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik, menjadikannya tempat yang cocok untuk wisata keluarga maupun kegiatan kelompok.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar