BERITAMAGELANG.ID-Dosen Program Studi (Prodi) D III Kebidanan Magelang Poltekkes Kemenkes Semarang, melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Minggu (15/10).
Ketua Pengabdian Masyarakat Sri Widiatiningsih, Bd M.MId mengatakan, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mengambil tema Peduli Stunting melalui gerakan remaja sehat. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan hasil-hasil penelitian para dosen yang terkait dengan kesehatan reproduksi dan juga remaja dan juga yang terkait dengan stunting
"Kita mengangkat tema Peduli stunting melalui gerakan remaja sehat dengan kegiatan diantaranya memberikan pelatihan kepada kader-kader posyandu remaja yang sudah kita bentuk di tahun 2022 lalu," kata Widiatiningsih.
Sri Widiatiningsih menambahkan bahwa pihaknya memberdayakan sekitar 30 kader Posyandu Remaja Di Desa Bojong supaya mereka nantinya bisa mendeteksi dan melatih para remaja di Desa Bojong ini menjadi remaja yang sehat.
"Kalau remaja sehat itu akan sangat berkontribusi pada kondisi penurunan atau pencegahan stunting sebab yang namanya stunting itu tidak hanya dimulai sejak ibu hamil saja," terangnya
Sri Widiatiningsih juga berharap para kader posyandu remaja ini dapat mengikuti dengan serius sehingga nanti dapat di sampaikan ke pada masyarakat.
"Mereka bisa mengajak semua remaja ini untuk bersama-sama memahami atau mendeteksi diri bagaimana kalau ada masalah, mereka akan bisa melakukan upaya penanganannya. Sehingga diharapkan remaja ini sehat dan ke depannya tidak ada generasi-generasi yang lahir Stunting," harapnnya
Sebelumnya, kegiatan pengabdian masyarakat dibuka oleh Kepala Desa Bojong yang diwakili Sekretaris Desa Fatimah Husnayati S.Sos berharap dengan adanya kegiatan ini ke depan akan terus memunculkan kader Posyandu Remaja Di Desa Bojong.
"Saya ingin mencari istilahnya regenerasi kader soalnya banyak kader yang sudah sepuh ya. Itu kan istilahnya biar apa ya namanya ya bukan ganti sih mas, tapi ilmunya bisa diturunkan kepada kader remaja atau berikutnya," harap Fatimah.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar