Pemkab Magelang Siapkan Tenaga Kerja Bersaing Global

Dilihat 25 kali
Pembukaan Pelatihan Program SMK Go Global yang diselenggarakan di Wisma Perdamaian, Komplek Balai Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Selasa (20/10/2026).

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pembukaan Pelatihan Program SMK Go Global yang diselenggarakan di Wisma Perdamaian, Komplek Balai Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang diikuti 309 peserta asal Magelang tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, mewakili Bupati Magelang.

Dalam sambutan Bupati Magelang yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program SMK Go Global. Program ini dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja agar mampu bersaing, baik di pasar kerja dalam negeri maupun luar negeri.

"Era globalisasi menuntut tenaga kerja kita untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan mampu menjadi pemain utama yang aktif, baik di pasar kerja domestik maupun internasional," demikian pesan Bupati Magelang.

Bupati juga menekankan, peningkatan peluang kerja ke luar negeri harus diimbangi dengan pembekalan keterampilan yang memadai dan pemahaman mengenai prosedur penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi. Dengan demikian, calon pekerja migran diharapkan dapat bekerja secara profesional, aman, dan memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, bupati berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin, sungguh-sungguh, dan penuh tanggung jawab. Para instruktur diminta melaksanakan pelatihan secara terarah sesuai standar kompetensi, sedangkan BP3MI Jawa Tengah, perangkat daerah terkait, dan seluruh mitra diharapkan terus memperkuat sinergi untuk menjamin perlindungan pekerja migran sejak tahap persiapan hingga penempatan.

Ketua Tim P3KLN BP3MI Jawa Tengah, Di Astuti Wulandari menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden untuk memperluas penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri melalui peningkatan kompetensi calon pekerja.

Secara nasional, program ini menargetkan 500.000 peserta selama periode 2026-2029. Target tersebut terdiri atas 40.000 peserta pada 2026, 140.000 peserta pada 2027, 180.000 peserta pada 2028, dan 140.000 peserta pada 2029. Sementara itu, target penempatan tenaga kerja untuk Provinsi Jawa Tengah pada 2026 mencapai 6.000 orang.

"Tujuan utamanya itu menciptakan teman-teman yang mau berangkat ke luar negeri ini memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan di luar negeri," ungkap Di Astuti.

Dari proses seleksi yang telah dilaksanakan, sebanyak 309 peserta asal Magelang terpilih untuk mengikuti program tersebut. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja internasional.

Direktur LPK Ayaka Jossei Center, Alfadlol menyampaikan, pelatihan tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa Jepang, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap profesional peserta.

Menurutnya, kesempatan mengikuti pelatihan gratis dari pemerintah merupakan amanah yang harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh. Peserta diharapkan aktif belajar, menjaga kedisiplinan, serta mampu beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja di negara tujuan.

"Keberhasilan peserta nantinya tidak hanya ditentukan oleh sertifikat yang diperoleh, tetapi juga kemampuan, sikap, kedisiplinan, mental, dan karakter yang dibangun selama mengikuti pelatihan," tegas Alfadlol.

Ia menambahkan, LPK Ayaka Jossei Center berkomitmen melaksanakan pelatihan secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendampingan peserta, pemantauan kehadiran dan kedisiplinan, serta evaluasi perkembangan selama proses pembelajaran.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

✨ Transformasi Mindset, Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas! Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Transformasi Mindset dan Sharing Praktik Baik Pelayanan Publik, seluruh jajaran diajak untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. 🤝 Karena pelayanan terbaik lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat melayani dengan sepenuh hati. Bersama, wujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, tuntas, dan berkualitas demi Magelang yang semakin maju! #Magelang #KabupatenMagelang #PelayananPublik #TransformasiBirokrasi

♬ original sound kominfomagelang