Atlet Pencak Silat Kabupaten Magelang Go International

Dilihat 3320 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang, memberikan apresiasi terhadap dua siswi MI Al Jihad 1 Kebonrejo, Salaman, yang menjadi juara pencak silat tingkat internasional di Bali. Mereka berdua mendapatkan uang pembinaan dari Pemkab Magelang.


Dua siswi MI Al Jihad 1 Kebonrejo, Salaman, Kabupaten Magelang telah sukses membuktikan prestasinya, yakni Luluk Yuliana Lutfikasari dan Amirotuzzaidah.


Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana mengaku sangat bangga atas prestasi yang telah ditorehkan dua atlet pencak silat asal Kabupaten Magelang ini. Menurutnya, kedua atlet ini berasal dari desa dan bersekolah di sekolah yang tidak favorit, namun bisa menunjukkan prestasi yang membanggakan.


"Tentu hal ini harus menjadi inspirasi sekolah-sekolah yang lain, apalagi dengan latar belakang fasilitas yang lebih lengkap, harus malu lah dengan sekolah yang seperti ini," ujar Edi saat menerima kedua atlet di kantornya, Rabu (31/7).


Pemkab Magelang, kata dia, berkomitmen untuk memantau potensi-potensi serta membantu untuk meraih prestasi pada jenjang yang lebih tinggi.


"Sebenarnya kita ini memiliki potensi dan bakat-bakat yang sangat luar biasa. Maka kami berkomitmen akan memantau semua potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Magelang melalui dinas-dinas terkait, dan mendorong supaya lebih maju lagi," ujarnya.


Kepala Sekolah MI Al Jihad 1 Kebonrejo, Salaman, M Hidayat Rofik, mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih kedua siswanya dalam ajang kejuaraan pencak silat Bali Internasional Championship 2019.  Menurutnya, meskipun mengalami keterbatasan dibanding dengan sekolah-sekolah lainnya, MI Al Jihad 1 Kebonrejo sudah membuktikan prestasinya.


"Kami tidak menyangka atas prestasi yang telah diraih kedua murid kami ini, Luluk dan Amirotuzzaidah. Meskipun banyak kekurangan di banding sekolah lainnya, mereka ini telah membuktikan prestasinya hingga di tingkat Internasional," katanya. 


Dalam kejuaraan tersebut, Luluk berhasil menjadi juara ll setelah kalah melawan atlet dari Singapura. Sedangkan, Amirotuzzaidah berhasil juara ll) setelah dikalahkan oleh rekan senegaranya dari Surabaya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang