Tebing Longsor, Ratusan Warga Dusun Klesem Terisolir

Dilihat 2461 kali
Material longsor menutup akses warga Dusun Klesem, Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Ratusan warga Dusun Klesem, Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang terisolir akibat satu-satunya akses jalan keluar masuk tertutup material longsor pada Senin (13/1/2024).


Salah satu warga Dusun Klesem, Muhyazid mengatakan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan deras selama lebih dari empat jam mengguyur wilayah tersebut.


Dampaknya, akses jalan satu-satunya menuju Dusun Klesem tertutup material longsor sepanjang 20 meter lebih dengan ketebalan mencapai 2 meter.


"Masyarakat mengeluh karena adanya longsor itu. Karena jalan masuk (ke dusunnya) itu jadi mati," kata Muhyazid di lokasi, Selasa (13/1/2025).


Diungkapkan Muhyazid, jalan yang tertutup longsor tersebut menjadi satu-satunya akses warga beraktifitas, seperti ke ladang, belajar, maupun ke desa lain.


Praktis, selama material longsor belum dibersihkan, warga Dusun Klesem tidak dapat melintas keluar masuk dusun mereka. Sementara jalan alternatif lain hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki dan jauh memutar.


"Satu-satunya jalan lewat Kalijojo, tapi tidak bisa dilewati kendaraan," ujarnya. 


Material longsor berupa tanah dan rumpun bambu berasal dari tebing setinggi 15 meter lebih dan panjang 10 meter. Kejadian longsor juga mengancam pemukiman warga Dusun Klesem dengan jarak tersisa sekitar 100 meter dari bibir longsoran.


Berdasar keterangan Kepala Dusun Klesem, Abriyanto, jumlah warga Dusun Klasem mencapai 110 Kepala Keluarga (KK). Mereka sempat terisolir sejak kejadian longsor pada Senin malam hingga Selasa pagi.


Sedangkan upaya pembersihan material longsor secara manual oleh warga, dibantu personil TNI Polri, BPBD dan relawan dilakukan pada  Selasa (14/1/2025). Dari upaya tersebut, personil gabungan berhasil membuka akses warga Dusun Klesem meski sempat mengalami beberapa kendala.


"Untuk kendala pembersihan material longsor ini yaitu (sumber) air untuk penyemprotan jauh dan akses jalan satu-satunya untuk masuk," kata Satgas PB BPBD Kabupaten Magelang, Leo Sumantri di lokasi longsor.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang