BERITAMAGELANG.ID - Sadar akan potensi yang dimiliki, warga Desa Margoyoso Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang antusias mengikuti Sosialisasi Informasi Tanggap Bencana dan Sistem Informasi Lokasi Desa yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, Sabtu (21/9).
Kasi Aplikasi Informatika Diskominfo Kabupaten Magelang Mansur Chanafi menjadi narasumber untuk aplikasi Jelajah Magelang dan aplikasi Siyap (konten cepat tanggap Pemerintah Kabupaten Magelang).
"Aplikasi Jelajah Magelang berisi tentang lokasi, potensi terkait semua yang ada di Kabupaten Magelang. Sedangkan Siyap merupakan aplikasi sistem informasi pelaporan bantuan reaksi cepat kebencanaan Damkar Kabupaten Magelang," kata Mansur.
Kedua aplikasi tersebut untuk memudahkan masyarakat mengakses dan memberikan informasi.
"Alat tradisional tidak terpengaruh sinyal, namun memiliki kelemahan pada jangkauannya. Sedangkan kedua aplikasi ini dapat menjangkau lebih luas. Sistemnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," terang Mansur.
Dalam Sosialisi itu digelar simulasi penggunaan Aplikasi Siyap dan Jelajah Magelang. Setiap peserta denagn antusias mencoba mengakses kedua aplikasi itu.
Acara tersebut melibatkan pemuda Karang taruna, anggota Organisi Pengurangan Resiko Bencana (OPRB) Fortis, dan perangkat Desa Margoyoso.
Kepada BeritaMagelang.id, Sekdes Margoyoso, Marjan Triyono mengaku sangat terbantu dengan adanya aplikasi tersebut.
"Ini, Jelajah Magelang dapat kita manfaatkan untuk memperkenalkan potensi desa, hasil pertanian. Semua lengkap," ungkap Marjan.
Sementara aplikasi Siyap menurutnya lebih efektif dalam penanganan bencana di wilayahnya. Sejak dahulu informasi tingkat masyarakat dilakukan secara tradisional dengan peralatan seadanya seperti kentongan.
"Lokasi kita memiliki potensi longsor di musim hujan. Aplikasi Siyap tentu sangat membantu dalam penanganan semua bencana secara cepat oleh Pemerintah Kabupaten Magelang," tutur Marjan.
Sebagai narasumber lain yakni Humas dan Dokumentasi UPT Penanggulangan Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang Septanita Penatarini. Dia menerangkan fungsi dan cara memanfaatkan aplikasi Siyap dalam bencana kebakaran, longsor dan lainnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar