Dorong Kinerja, Pemkab Magelang Launching Tiga Sistem Informasi

Dilihat 47 kali
BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang melaunching sistem informasi MAPAN Magelang, Teras Desa dan Transformers sebagai upaya peningkatan pelayanan kinerja pemerintah. Launching ketiga sistem informasi ini dilaksanakan di Ruang Command Center Pusaka Gemilang oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid, Rabu (8/7/2026).

Saat melaunching sistem informasi tersebut, Wakil Bupati Magelang, Sahid menyampaikan, pelayanan publik merupakan salah satu layanan utama kinerja pemerintah, yang pola, metode maupun skemanya sudah sangat berubah drastis seiring dengan perkembangan peradaban manusia, sehingga diperlukan aksi-aksi perubahan organisasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Dalam rangka mewujudkan visi misi dan Sapta Cipta, Pemkab Magelang senantiasa melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan melalui transformasi tata kelola pemerintahan yang makin profesional, cepat, efektif, adaptif agar mampu menjawab tuntutan masyarakat.

"Hari ini, kita semua menyaksikan bagaimana kolaborasi dan sinergi lintas OPD mampu menghadirkan inovasi-inovasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan yang semakin efektif dan efisien sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan di Kabupaten Magelang," kata Sahid.

MAPAN Magelang (Mapping Potensi Unggulan Wilayah Magelang) dalam rangka peningkatan kualitas perencanaan pembangunan Kabupaten Magelang diinisiasi oleh Sekretaris Bapperida Kabupaten Magelang, Arif Yulianto.

Kemudian sistem informasi Teras Desa (Temu, Respon, Aksi, Solusi Desa) untuk mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan umum pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Magelang diinisiasi Sekretaris Dispermades Kabupaten Magelang, Margono.

Selanjutnya, sistem informasi Transformer untuk mengoptimalkan Pengadaan Barang dan Jasa Desa dalam menggerakkan perekonomian desa, diinisiasi oleh Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Suwahyu Prihanto.

Sekretaris Bapperida Kabupaten Magelang, Arif Yulianto menjelaskan, sistem informasi MAPAN Magelang dikembangkan sebagai inovasi tata kelola perencanaan pembangunan melalui penyusunan peta potensi unggulan berbasis data spasial yang mengintegrasikan berbagai data sektoral ke dalam satu dashboard digital. 

"Inovasi ini memanfaatkan pendekatan spasial untuk memetakan potensi unggulan pada setiap kecamatan berdasarkan tiga klaster prioritas pembangunan Kabupaten Magelang, yaitu pertanian, pariwisata, dan industri pengolahan," jelas Arif.

Melalui dashboard spasial ini, dihasilkan menjadi instrumen pendukung dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam penyusunan program dan kegiatan berbasis potensi wilayah.

"Implementasi MAPAN Magelang diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses perencanaan melalui penyediaan informasi yang lebih objektif, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based planning). Integrasi data spasial memungkinkan identifikasi potensi unggulan setiap wilayah dilakukan secara lebih cepat dan akurat sehingga mendukung penyusunan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik lokal," ujar Arif.
 
Selanjutnya, dalam rangka menggerakkan perekonomian desa, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Suwahyu Prihanto menyampaikan, perlu adanya perubahan paradigma Pengadaan Barang dan Jasa Desa sebagai amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025. 

"Melalui aksi perubahan Transformer, pengadaan barang dan jasa desa diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi optimalisasi Pengadaan Barang dan Jasa Desa dalam menggerakkan perekonomian desa," harap Suwahyu Prihanto.

Sementara, Sekretaris Dispermades Kabupaten Magelang, Margono memaparkan, munculnya inovasi dan kebijakan-kebijakan yang baru membutuhkan informasi dan ruang konsultasi sebagai media sosialisasi dan edukasi, baik di tingkat Kecamatan maupun di tingkat pemerintah desa.

Melalui aksi perubahan Teras Desa (Temu, Respon, Aksi, Solusi Desa) revitalisasi klinik desa diharapkan dapat mendampingi kecamatan dan pemerintah desa dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti mendukung pelaksanaan pembangunan desa, memberikan konseling terkait permasalahan yang dihadapi desa, menerima konsultasi atas kewenangan desa, serta mengontrol pelaksanaan program desa secara menyeluruh untuk mencapai tata kelola yang efektif. 

"Tujuan dari Teras Desa adalah memperkuat konsultasi dan edukasi bagi aparatur pemerintah desa sebagai langkah menuju desa yang mandiri," jelasnya.

Aksi perubahan Teras Desa yang dikolaborasikan dan diintegrasikan antar OPD seperti Inspektorat, Dinkes, Dinsos PPKB PPPA, Disdukcapil, BPPKAD, Bapperida, Satpol PP dan PK, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu dan memperluas cakupan konsultasi, membantu aparatur pemerintah desa mengatasi masalah secara lebih cepat dan terarah sesuai kebutuhan.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

FORKAB Kabupaten Magelang 2026 resmi dibuka! Semangat sportivitas, kebersamaan memenuhi GOR Pakubumi, Sabtu (4/7/2926). Di balik serunya pertandingan, ajang ini juga menjadi seleksi bagi para pegiat olahraga masyarakat terbaik Kabupaten Magelang untuk melaju ke Festival Olahraga Daerah (FORDA) Jawa Tengah hingga Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS). 💪✨

♬ original sound - kominfomagelang