Bupati Magelang: Tani Berbasis Data, Kurangi Gagal Panen

Dilihat 1437 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang, Grengseng Pamuji meninjau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sekaligus saresehan bersama para petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Tegalrejo, Senin (6/7/2026).

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji memberikan apresiasi kepada penyuluh pertanian di Kecamatan Tegalrejo yang sangat aktif dalam menyusun data sekaligus melakukan terobosan secara nyata. Salah satunya berhasil menanam tanaman Kembang Kol di ketinggian 400 mdpl, yang biasanya berada di ketinggian 1.000 mdpl.

Menurutnya, capaian seperti inilah yang perlu dicermati bersama untuk membangun peluang bagi para petani muda di Kabupaten Magelang. Ia berharap, sektor pertanian hari ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, Grengseng mengingatkan keberhasilan tersebut niscaya tercapai apabila pola komunikasi antara petani dan para PPL (penyuluh pertanian lapangan) dapat terjalin dengan baik.

"Komunikasi antara PPL Pertanian dan para petani ini tidak perlu yang formal-formal, biasa saja, yang penting pola komunikasi bisa lancar," Kata Grengseng.

Pada kesempatan kali ini, Grengseng juga mengajak para petani muda agar pertanian di Kabupaten Magelang berbasis ilmu pengetahuan, dan tidak semata-mata berbasis pada intuisi atau pakem orang tua zaman dulu tanpa memahami parameter yang menjadikan pertanian tumbuh secara optimal.

Melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, maka parameter pertanian beserta kajiannya dapat diperoleh secara tepat. Contohnya seperti kejenuhan tanah pada lahan pertanian dan apa solusinya. Belum lagi ketersediaan air dan kondisi cuaca yang saat ini tidak menentu.

"Bila kondisi lahan pertaniannya kesulitan air, maka tanaman apa yang lebih cocok ditanam, itu semua harus menggunakan basis ilmu pengetahuan, tidak bisa pakai pakem orang tua zaman dulu," ujar Grengseng.

Dalam hal ini, Grengseng juga mendorong BPP untuk dipergunakan sebagai lahan percobaan dan mengkaji data tentang ilmu pengetahuan di bidang pertanian yang menghasilkan output berupa SoP yang nantinya bisa digunakan oleh para petani setempat untuk mendukung hasil pertaniannya.

"Dangan seperti ini maka akan mengurangi musibah utama bagi para petani yaitu gagal panen," ungkapnya.

Kepala Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kecamatan Tegalrejo, Nourma Widyaningsih menyampaikan, dinamika kepegawaian penyuluh pertanian saat ini telah mengalami transisi yang besar. Status kepegawaian PPL saat ini telah ditarik menjadi ASN di Kementerian Pertanian RI.

Kendati status kepegawaian PPL per 1 Januari 2026 telah ditarik ke Kementerian Pertanian RI, pengabdian sepenuhnya tetap untuk mendampingi petani dan memajukan sektor pertanian di Kabupaten Magelang.

"Hubungan kerja ini menjadi garis kemitraan yang sinergi dan kuat, serta kolaborasi yang harmonis demi mewujudkan ketahanan pangan lokal di Kabupaten Magelang," lanjutnya.

Nourma mengatakan, kehadiran Bupati Magelang di BPP Tegalrejo ini adalah momen yang ditunggu-tunggu. Ia sangat ingat betul harapan Bupati untuk meningkatkan kapasitas BPP menjadi sebuah pusat data pertanian, laboratorium pertanian sekaligus menjadi wadah edukasi, tempat studi konsultasi dan Klinik Agro Bisnis bagi para petani.

"Dengan pusat data pertanian, kami sudah mulai membangun dan menyajikan sistem pengelolaan data pertanian yang terintegrasi," beber Nourma.

Kemudian, tambah Nourma, di samping gedung BPP juga sudah ada kebun Lab Klinik Agro Bisnis. Lahan kebun BPP Tegalrejo saat ini trus mengalami penataan dan dioptimalkan fungsinya untuk konsultasi yang ramah bagi para petani.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang