Parade Budaya Jadi Momen Nguri-uri Budaya Jawa
Dilihat 36 kali
Mengusung tema "Nguri-uri Budaya, Tumuju Mandhirining Wargane", Parade Budaya digelar Rabu (19/8/2026) sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kota Mungkid.
Kegiatan berlangsung cukup meriah diikuti 21 kecamatan, kelompok seni, pelaku inovasi karya kreatif, 28 perwakilan OPD/BUMN/BUMD, Paskibraka Kabupaten Magelang, serta penampilan khusus Soreng Istana.
Berbagai kelompok seni dan pelaku karya kreatif dari 21 kecamatan hadir membawa karakter budaya masing-masing, sehingga sepanjang jalur parade menjadi ruang perjumpaan berbagai ekspresi budaya masyarakat Kabupaten Magelang.
Parade Budaya ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kecintaan kita terhadap budaya daerah, memberikan manfaat bagi masyarakat, menjadi ruang tumbuh bagi para pelaku seni dan budaya, serta semakin memperkenalkan Kabupaten Magelang sebagai daerah yang kaya akan budaya dan kreativitas.
Dengan semangat tersebut, Parade Budaya Kabupaten Magelang 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai tontonan dan perayaan tahunan.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, tema yang diusung memiliki makna lebih jauh daripada sekadar upaya melestarikan kesenian dan tradisi. Menurutnya, ketika masyarakat merawat dan mencintai kebudayaannya sendiri, pada saat yang sama masyarakat sedang membangun fondasi karakter yang tangguh, berdikari, dan mandiri.