Objek Wisata Silancur Highland Ditutup Sementara Untuk Pembenahan

Dilihat 3959 kali
Silancur Highland tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan, mulai Senin (26/10/2020)

BERITAMAGELANG.ID - Objek wisata Silancur Highland di dusun Dadapan desa Mangli Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, ditutup sementara mulai Senin (26/10/2020). Penutupan ini dilakukan karena pihak manajemen sedang melakukan pembenahan, demi kenyamanan wisatawan yang datang.


Riko Sujatmiko, pengelola Silancur yang dihubungi Senin (26/10/2020) menjelaskan, penutupan dilakukan hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Selama penutupan, pihak manajemen akan membenahi fasilitas yang ada. Seperti perbaikan mushola, membenahi fasilitas yang sudah rusak, juga menambah spot untuk selfie dan lain sebagainya. 


“Semua demi memberi kenyamanan pengunjung," katanya.


Dikatakan, sejak objek wisata ini viral dua bulan lalu atau di musim pandemi Covid-19, jumlah pengunjung terus bertambah. Wisatawan yang datang selain dari Magelang, juga banyak dari luar kota, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang, Temanggung, Wonsosobo dan kota-kota lain di Jawa.


Silancur yang berada di lereng Gunung Sumbing ini menawarkan panorama alam yang sangat indah. Selain memandang gunung Sumbing dari dekat, juga bisa melihat beberapa gunung, seperti Merapi, Merbabu dan Andong. Hamparan perkebunan holtikultura juga menambah pesona alamnya. 


Ditambah cuaca yang dingin dan sejuk, menyebabkan banyak wisatawan betah di sini.

Kelebihan dari wisata di Silancur, adalah pemandangan sunrise. Apabila cuaca tidak mendung, maka sunrise akan terlihat sangat indah. Itu sebabnya banyak orang kota yang rela datang pagi hari hanya untuk berburu sunrise.


Menurut Riko, jumlah pengunjung setiap hari rata-rata 100-200 orang. Sedangkan di akhir pekan, Sabtu-Minggu bisa mencapai 400-500 orang. Untuk tiket tanda masuk Rp10 ribu, belum termasuk parkir. 


“Kalau parkir ada yang mengelola sendiri, warga sekitar," jelas Riko.


Banyaknya jumlah pengunjung yang datang, imbuh Riko, menjadikan warga yang memiliki tanah di sekitar Silancur mendirikan kios, seperti kios makanan, sayur dan sebagainya. Mereka beramai-ramai ikut mencari rejeki di lokasi ini. 


“Mereka menata kios sendiri-sendiri sehingga terkesan semrawut. Oleh karena itu, kita mencoba duduk bersama-sama untuk melakukan penataan," katanya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

✨ Transformasi Mindset, Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas! Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Transformasi Mindset dan Sharing Praktik Baik Pelayanan Publik, seluruh jajaran diajak untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. 🤝 Karena pelayanan terbaik lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat melayani dengan sepenuh hati. Bersama, wujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, tuntas, dan berkualitas demi Magelang yang semakin maju! #Magelang #KabupatenMagelang #PelayananPublik #TransformasiBirokrasi

♬ original sound kominfomagelang