Perangkat Desa Perkuat Akurasi Data Kabupaten Magelang

Dilihat 37 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pendataan desa yang akurat dan terintegrasi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator desa se-Kabupaten Magelang secara bertahap pada 22-30 Juni 2026. 


Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Satu Data Kabupaten Magelang yang selaras dengan prinsip Satu Data Indonesia. Menurutnya, seluruh kebijakan pemerintah daerah harus disusun berdasarkan data yang akurat sehingga keputusan yang diambil dapat tepat sasaran.


"Kalau datanya baik, maka kebijakan yang dihasilkan juga akan baik. Sebaliknya, data yang kurang tepat dapat menghasilkan kebijakan yang kurang tepat pula," ujarnya saat membuka pelatihan di ruang Gotong Royong Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Selasa (30/6/2026).


Ia menjelaskan, operator desa memiliki peran penting karena setelah mengikuti pelatihan, mereka akan meneruskan pembekalan kepada Petugas Pencacah Lapangan (PCL) di masing-masing desa. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data masyarakat. 


"Data yang dikumpulkan mengandung informasi penting sehingga harus dikelola secara profesional dan bertanggung jawab," pesannya.


Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono menambahkan, pelatihan ini bertujuan menghasilkan data yang memiliki standar, metadata, kode referensi, serta mudah diintegrasikan dengan berbagai kebijakan pemerintah. Menurutnya, data yang berkualitas akan membantu pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pengentasan kemiskinan.


"Semua kebijakan saat ini harus berbasis data. Dengan data yang valid, pemerintah dapat menganalisis kondisi setiap wilayah sehingga program yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelas Kus Haryono.


Ia juga berharap data yang nantinya dikumpulkan tidak hanya berhenti sebagai arsip, tetapi dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa untuk menganalisis potensi wilayah, menyusun program pembangunan, hingga menjadi dasar pengambilan keputusan di masa mendatang.


Sejalan dengan itu, narasumber dari Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, H. Islakhudin menegaskan, data merupakan fondasi utama dalam penyusunan anggaran maupun kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh proses pembangunan saat ini mengacu pada data sehingga kualitas pendataan menjadi tanggung jawab bersama. Ia juga mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif sesuai kondisi masyarakat yang sebenarnya.


"Pendataan ini bukan sekadar mengisi formulir, tetapi menentukan arah pembangunan Kabupaten Magelang lima hingga 10 tahun ke depan," ungkap Islakhudin.


Ia menambahkan, data yang selalu diperbarui akan membantu pemerintah memastikan program bantuan sosial maupun pembangunan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.


Salah satu peserta pelatihan dari Desa Donomulyo, Kecamatan Secang, Rifki, mengaku memperoleh banyak pemahaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan, peserta menerima materi dari Diskominfo, DPRD Kabupaten Magelang, dan BPS mengenai pentingnya data dalam mendukung pembangunan daerah. 


"Peserta juga dibekali pelatihan teknis mengenai mekanisme pendataan yang nantinya akan dilakukan oleh operator desa bersama Petugas Pencacah Lapangan (PCL) yang berasal dari kepala dusun di masing-masing wilayah," ujarnya.


Menurutnya, pelatihan ini menjadi bekal penting sebelum proses pendataan dilakukan di lapangan. Ia berharap data yang nantinya dikumpulkan benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat sehingga dapat menjadi sumber informasi yang akurat, lengkap, serta dapat dimanfaatkan sebagai arah acuan pembangunan di Kabupaten Magelang.


"Harapannya dari acara ini nantinya didapatkan data yang benar-benar riil sesuai kondisi masyarakat dan bisa menjadi data yang lengkap untuk kebutuhan pembangunan di Kabupaten Magelang," kata dia.


Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap seluruh operator desa mampu menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi sehingga dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Magelang.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Alhamdulillah, selamat datang kembali di tanah air. 🤲✨ Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti kepulangan Jemaah Haji Kloter 80 yang akhirnya kembali berkumpul bersama keluarga setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT, menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Aamiin🙏 #jemaahhaji #magelang ♬ original sound - kominfomagelang