Ratusan Pelajar SMP Ikuti Kajian Lapangan Kunjungan Pelajar Naik Candi Borobudur

Dilihat 1068 kali
Kajian Kunjungan Lapangan Terbuka pelajar naik ke Candi Borobudur

'BERITAMAGELANG.ID- PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) melakukan kajian lapangan terbuka kunjungan bagi pelajar naik Candi Borobudur. Kegiatan yang berlangsung Senin (12/2/2024) ini untuk persiapan pembukaan kunjungan rombongan pelajar naik ke Candi Borobudur, yang memperhatikan interelasi pengalaman melalui storytelling yang spesifik mengenai Candi Borobudur.

"Hal ini sesuai dengan prinsip nilai-nilai pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang dikembangkan di destinasi pariwisata super prioritas Borobudur," kata GM PT Taman Wisata Candi Borobudur, Jamal Mawardi di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan, PT TWC mempersiapkan standar operasional yang sesuai dengan pedoman kunjungan yang berkualitas dengan memperhatikan kelestarian dan nilai-nilai universal Candi Borobudur. Kolaborasi bersama yang didukung juga oleh Museum dan Cagar Budaya (MCB) Warisan Dunia Borobudur serta Yayasan Dharmayatra Nusantara (Dharmanusa) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan melalui narasi substantif nan esensial saat berkunjung ke Candi Borobudur.

Kajian lapangan terbuka ini diikuti sebanyak 124 pelajar SMP masing-masing dari SMPN Dukun dan SMPN 2 Kota Magelang.

Menurut jamal, kajian lapangan terbuka kunjungan pelajar naik Monumen Candi Borobudur ini dihadirkan, sebagai awal untuk menguji standar operasional yang sudah disusun bersama dengan berbagai pihak. Fase uji compliance yang berlangsung dengan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk anak-anak sekolah di Magelang ini, diharapkan bisa turut mensosialisasikan program kunjungan naik Candi Borobudur untuk pelajar yang menurut rencana akan mulai dibuka bagi umum pada tanggal 19 Februari 2024.

Kegiatan ini juga untuk mengukur kesiapan teknis dan lapangan dalam mendukung kelancaran, kenyamanan dan keamanan selama kunjungan. "Kita akan ukur kesesuaian dan kendala yang hadir di lapangan sebagai bahan evaluasi saat pembukaan. Selain itu, simulasi ini bisa menjadi sarana sosialisasi yang efektif kepada publik, sehingga pascasimulasi, pengunjung sudah bisa melakukan reservasi," imbuhnya.

Kunjungan bagi pelajar Naik Candi Borobudur dibuka khusus tiap hari Senin yang maksimal diikuti sebanyak 1200 peserta. Kunjungan dibagi menjadi tiga sesi sesuai waktu, pagi, siang, dan sore. Tiap sesi, maksimal terdiri dari 400 pelajar yang akan didampingi oleh 20 pemandu wisata khusus. Sementara, harga tiket pelajar naik Candi Borobudur ini sebesar 50 ribu rupiah.

Peserta wajib melakukan reservasi tiket melalui situs ticket.borobudurpark.com dengan mengisikan data nama sekolah, tanggal kunjungan, jumlah siswa dan guru, nomor kontak dan pilihan sesi yang tersedia. Untuk pembukaan pemesanan tiket bagi pelajar untuk naik ke Candi Borobudur bisa diakses pada tanggal 13 Februari 2024.

Sebelum naik monumen candi, para pelajar ini wajib mengenakan sandal upanat yang telah di sediakan. Sandal ini sifatnya di pinjamkan untuk  kemudian dikembalikan setelah turun dari candi.

Berbeda dengan wisatawan biasa, untuk pelajar, sebelum naik candi juga diarahkan untuk berkunjung ke museum Borobudur. Di museum ini mereka diberi penjelasan oleh pemandu tentang sejarah candi.

Alur kunjungan pelajar naik candi juga berbeda dengan wisatawan biasa. Mereka naik sari sisi timur dan keluar melalui sisi barat dan kembali ke museum Samudraraksa untuk mengembalikan sandal upanat.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Mulyanto menyambut baik program pelajar naik candi Borobudur. Ia menilai kegiatan ini sangat positif terutama di bidang pariwisata. Terlebih Borobudur merupakan salah satu dari lima tempat wisata super prioritas yang sudha ditetapkan Presiden. 

"Edukasi wisata khususnya pelajar menjadi sangat berarti bagi pariwisata yang berkelanjutan. Tentu hal ini akan membawa dampak pada policy tourism," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi sangat penting dan berarti untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Magelang. Langkah luar biasa  yang dilakukan setiap hari Senin ini, merupakan sarana edukasi yang baik bagi siswa. "Kami  merasa terbantu dalam hal mengedukasi terutama kalangan pelajar," ujarnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar