BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang melaksanakan program seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang. Sebanyak 101 siswa kelas X SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magelang mengikuti tahapan seleksi untuk mempersiapkan Paskibra yang akan bertugas pada peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah raga Kabupaten Magelang, Edi Susanto mengapresiasi semangat para siswa yang ikut berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalam melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kegiatan ini saya harap tidak hanya sekedar memilih personil pengibar bendera saja, namun juga dalam rangka pembinaan wawasan kebangsaan," ujar Edi, di sela kegiatan seleksi Paskibraka (25/04).
Ia juga berpesan kepada para peserta, meski kedatangan mereka untuk berkompetisi menjadi yang terbaik, tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan.
"Apalah arti SDM yang cerdas apabila tidak cinta tanah air," lanjutnya.
Sementara, Kasie Disparpora Kabupaten Magelang, sebagai ketua penyelenggara, Eddi Suharto, mengatakan hasil seleksi Paskibraka tersebut selain akan bertugas pada tanggal 17 Agustus, juga akan dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi, dan tingkat nasional.
"Dari 101 siswa tersebut akan diambil 30 terbaik setelah melalui seleksi dengan materi yang diujikan, antara lain, akhlak dan kepribadian, kesegaran jasmani, fisik dan penampilan, pengetahuan umum dan prestasi khusus, kemampuan baris berbaris, keterampilan dan pengetahuan seni budaya, serta kemampuan berbahasa Inggris (sertifikat Toefl)," tutup Eddie.
Seleksi Paskibraka digelar selama dua hari pada 25-26 April. 101 siswa yang ikut dalam seleksi Paskibraka tersebut, terdiri dari 50 siswa perempuan dan 51 siswa laki-laki, yang merupakan perwakilan dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magelang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar