BERITAMAGELANG.ID - Bencana angin puting beliung menyapu pemukiman warga di lereng Merapi Desa Sengi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Kamis (15/02) petang.
Saat angin puting beliung menerjang, warga sempat dilanda kepanikan dan berusaha menyelematkan diri. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Saat kejadian saya sedang berada di dalam rumah dan kemudian saya lari di jalan untuk menyelamatkan diri. Waktu itu langit gelap, tapi hanya hujan rintik rintik. Kejadian berlangsung sangat cepat hanya sekitar sepuluh menitan," ungkap Iryanto salah satu saksi di lokasi kejadian.
Dari data yang dihimpun, sekitar sepuluh rumah warga roboh rata dengan tanah dan puluhan rumah lainnya rusak pada bagian atap karena tersapu angin puting beliung ini.
Kepala Desa Sengi, Sureni mengungkapkan kerusakan rumah warga diperkirakan mencapai puluhan akibat bencana yang terjadi pada sore hari tersebut.
"Kerusakan rumah-rumah ada 93 rumah dari dusun Candi Tengah dan Candi Dhuwur. sementara yang rusak berat atau roboh ada sekitar enam sampai sepuluh rumah," ungkap Sureni.
Sementara ini jumlah rumah roboh menimpa 40 kepala keluarga. Saat ini mereka ditempatkan di rumah sanak saudara dan tetangga-tetangga terdekat.
Ratusan warga dibantu relawan dan aparat TNI membongkar dan membersihkan puing-puing rumah yang roboh agar tak membahayakan warga dan pemilik rumah.
BPBD Kabupaten Magelang masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini. Selain membersihkan puing rumah rusak, ratusan warga dan relawan melakukan kerja bakti untuk memperbaiki rumah-rumah warga.
@kominfomagelang Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar