BPBD Pantau Adanya Retakan Tanah di Borobudur

Dilihat 2451 kali
Foto rumah warga terancam longsor akibat retakan tanah di sampingnya
BERITAMAGELANG.ID - Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, ada rekahan tanah di Dusun Wonokriyo, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang. Parahnya, rekahan tanah tersebut mengancam rumah milik warga setempat, Sujiono.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, dalam keterangannya mengatakan rekahan tanah tersebut disebabkan intensitas hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari terakhir.

"Telah terjadi pergerakan tanah dengan panjang 15 meter, tinggi 30 meter yang berpotensi mengancam rumah Bapak Sujiono, di Dusun Wonokriyo," terang Edy saat dikonfirmasi di sela-sela acara Tasyakuran Hari Pers Nasional di Hotel Pondok Tingal Borobudur, hari ini (09/02).

Untuk saat ini, lanjut Edy, keluarga Sujiono belum diungsikan. Kendati demikan, kita tengah melakukan tindakan assesment terkait peristiwa retakan tanah tersebut.

"Saat ini, Satgas Penanggulangan Bencana tengah melakukan kajian secara cepat di lokasi terjadinya rekahan tersebut, dengan mengerahkan TRC (Tim Reaksi Cepat). Masyarakat juga kami himbau untuk selalu waspada, terutama saat turun hujan," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang