BERITAMAGELANG.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein membuka kegiatan Panen Raya Hasil Belajar calon guru penggerak angkatan 9 Kabupaten Magelang yang diselenggarakan di SMA Taruna Nusantara Kabupaten Magelang, Sabtu (27/4/2024).
Dalam sambutannya, Slamet Achmad Husein mengucapkan selamat kepada Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9 Kabupaten Magelang yang telah berhasil menyelenggarakan Lokakarya 7 serta menggelar pameran Panen Hasil Belajar.
"Guru merupakan pelaku penggerak pembangunan sumber daya manusia, serta memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam membentuk karakter generasi muda penerus bangsa," ujar Husein.
Selain itu, Husein juga menyampaikan kegiatan Panen Raya ini untuk menunjukan indikator keberhasilan sampai sejauh mana daya tangkap guru penggerak memaknai semua materi yang diajarkan pengajar.
Kehadiran guru penggerak diharapkan untuk fokus pada tiga hal, pertama, mampu memberikan ruang kepada anak didiknya untuk berkreasi, kedua, menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar kebangsaan.
"Dan ketiga, guru penggerak menunjukan eksistensinya," pesannya.
Ia berharap kepada calon guru penggerak agar dapat menjadi agen perubahan bagi rekan-rekan guru dalam proses pembelajaran di sekolah, serta memajukan mutu pendidikan di Kabupaten Magelang.
Adapun tujuan kegiatan Festival Panen Raya adalah untuk menunjukkan indikator keberhasilan belajar guru penggerak dan semua aksi nyata yang di lakukan selama enam bulan oleh calon guru penggerak yang berasal dari guru-guru SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Magelang.
Setelah panen raya hasil belajar guru penggerak angkatan 9 Kabupaten Magelang ini diharapkan para CGP dapat mengingat kembali materi yang diajarkan kemudian dapat mengevaluasi hasil belajar yang didapatkan, dan mampu menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing.
Kegiatan tersebut dihadiri para CGP, Pengajar Praktik (PP), kepala sekolah, pengawas sekolah dinas pendidikan, dan kepala Balai Guru Penggerak (BGP) provinsi Jawa Tengah.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar