BERITAMAGELANG.ID - Perajin kerupuk ambeng atau kerupuk
kenduri di Dusun Sindas Desa Pancuranmas Kecamatan Secang Kabupaten
Magelang mengeluhkan naiknya harga bahan baku tapioka.
Pemilik usaha pembuatan kerupuk mentah, Hasan Ari mengatakan, kenaikan harga tepung tapioka saat ini sangat membebani biaya produksi pembuatan kerupuk miliknya. Pasalnya, kenaikannya mencapai seratus persen dari Rp600.000 per 1 kuintal kini di kisaran Rp950.000 per 1 kuintalnya.
"Dampaknya, mau naikkan harga jual di pasaran nggak mudah karena takut pelanggan pergi," ungkap Hasan, Kamis (21/5/2026).
Setiap hari Hasan Ari membutuhkan 150 kg tepung tapioka atau tepung kanji. Sedangkan kenaikan harga tepung tapioka mulai dirasakan sejak Lebaran, hingga saat ini.
Untuk menyiasati agar usahanya tetap bertahan, Hasan mengaku terpaksa meningkatkan harga jual kerupuk kering dari Rp15.000 per kg menjadi Rp17.000 per kilogramnya.
Meski sudah berupaya menaikan harga, Hasan Ari mengaku laba yang didapat sangat tipis, hanya cukup biaya produksi.
"Soalnya kalau bisa naik Rp20.000 per kg sih. Karena tidak hanya tapi biaya-biaya tenaga, lain-lain, kan banyak," jelasnya.
Kerupuk ambeng dari Secang Magelang, selama ini dipasarkan ke sejumlah kota di wilayah Kedu dan sebagian kota di Jawa Tengah. Keberadaan kerupuk ambeng sangat erat dengan intensitas tradisi di masyarakat, seperti hajatan dan selamatan kenduri.
Saat dihubungi, Kepala Desa Pancuranmas, Yuni Puji Istono membenarkan bahwa usaha kerupuk ambeng berbahan baku tepung tapioka menjadi salah satu UMKM unggulan di wilayahnya.
Sebagai upaya pendampingan dari desa, Yuli menyarankan agar kerupuk ambeng turut dijual ke Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sudah beroperasi.
"Insya Allah akan bisa dititipkan ke koperasi, termasuk di sektor pertanian juga," ujar Yuni.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar