Kebakaran Sumbing Meluas, Pemkab Magelang Siagakan Personil

Dilihat 31 kali
Kobaran api karhutla Gunung Sumbing terlihat membesar dari Kecamatan Kaliangkrik, Selasa (20/10/2026).

BERITAMAGELANG.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Sumbing di Kabupaten Wonosobo meluas ke lereng hingga wilayah Kabupaten Magelang, Rabu (21/10/2026).

Merespon dari kejadian tersebut, Pemkab Magelang bergerak cepat dengan mensiagakan semua komponen masyarakat.

"Kejadian (kebakaran) itu sudah dilaporkan untuk ditindaklanjuti tanpa menunggu kebakaran mengganggu aktivitas masyarakat agar kejadian itu tidak merembet menjadi besar," kata Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, Rabu (21/10/2026).

Sejak Selasa (20/10/2026) hingga Rabu (21/10/2026) pagi personil gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, masyarakat peduli api (MPA) dan relawan telah bergerak ke titik api. Mereka terbagi dalam beberapa tim untuk mengendalikan kebakaran dengan peralatan seadanya.

Sementara itu berdasarkan data, titik api dari arah lereng Wonosobo pada Selasa (20/10/2026) sudah mencapai Kabupaten Magelang. Kepulan asap putih terlihat dari sejumlah pemukiman warga yang berada di lereng Sumbing, seperti Butuh Kecamatan Kalingkrik dan Desa Sukomakmur Kajoran. 

Pengelola Basecamp Butuh, Lilik Setiyawan mengatakan, kebakaran sudah memasuki RPH Mangli, yakni wilayah Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran dan Dusun Butuh Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik.

Sebagai upaya antisipasi, pihaknya telah mensterilkan semua pendaki sejak siang dan aktivitas pendakian ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Mulai hari ini (ditutup) sampai batas waktu belum bisa ditentukan," kata Lilik, Selasa (20/10/2026) malam.

Penutupan itu, lanjut Lilik, demi keselamatan pendaki dan berlaku untuk semua basecamp pendakian Gunung Sumbing.

Asisten Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Yulianto mengungkapkan, kebakaran Gunung Sumbing meluas ke vegetasi di wilayah Kabupaten Magelang.

Hingga Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, kebakaran mencapai petak II A RPH Mangli yang berada di Kabupaten Magelang dengan luas area terbakar masih dalam pendataan pihak Perhutani.

"Luas baku 38,8 hektar diperkirakan sudah separuh hangus terkena api," ungkap Yulianto di Basecamp Butuh Kecamatan Kaliangkrik, Selasa (20/10/2026) malam.

Selain medan terjal, personel pemadam gabungan juga menghadapi kendala titik api yang jauh dari bagian tebing di bawah puncak Gunung Sumbing. Selain itu tidak adanya sumber air di sekitar Gunung Sumbing.

Hingga Rabu (21/10/2026), proses pemadaman masih dilakukan oleh personel gabungan yang bergerak  dari Basecamp Butuh Kaliangkrik.

"Intinya kita cuma membawa alat seadanya dengan kemampuan kita karena proses pemadaman masih secara manual," terangnya.




Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

✨ Transformasi Mindset, Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas! Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Transformasi Mindset dan Sharing Praktik Baik Pelayanan Publik, seluruh jajaran diajak untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. 🤝 Karena pelayanan terbaik lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat melayani dengan sepenuh hati. Bersama, wujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, tuntas, dan berkualitas demi Magelang yang semakin maju! #Magelang #KabupatenMagelang #PelayananPublik #TransformasiBirokrasi

♬ original sound kominfomagelang