Korwil Disdikbud Kecamatan Ngablak Gelar Lomba PAI dan Seni Islami

Dilihat 1691 kali

BERITAMAGELANG.ID - Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kecamatan Ngablak menyelenggarakan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Seni Islami. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Haji Ahmad MTs Negeri Ngablak, Kabupaten Magelang, Rabu (3/9).


Koordinator Wilayah Disdikbud Kecamatan Ngablak, Suharyanti, menjelaskan lomba diikuti 350 peserta dari 22 sekolah dasar se-Kecamatan Ngablak. Mereka berkompetisi dalam 13 cabang lomba, mulai dari Cerdas Cermat, Pildacil, Pidato Bahasa Arab, Kaligrafi, Tahfidz Quran, Adzan dan Iqamah, hingga Khitobah.


"Para pemenang nantinya akan mewakili Kecamatan Ngablak ke tingkat Kabupaten Magelang," ungkap Suharyanti saat membuka acara. 


Ia berharap kegiatan ini mampu memotivasi peserta untuk meningkatkan pendidikan agama serta mengembangkan bakat seni Islami.


Kepala SD Negeri Ngablak 1, Wartiningsih, turut memberikan apresiasi. Menurutnya, ajang ini merupakan langkah positif untuk menumbuhkan kreativitas dan prestasi siswa. 


"Anak merupakan aset negara. Mencerdaskan anak adalah kewajiban kita semua. Kegiatan ini dapat menumbuhkan bakat dan kreativitas peserta didik," ujarnya.


Senada, Ketua Panitia Penyelenggara, Fakhtul Huda menegaskan lomba seperti Pildacil dan Khitobah menjadi sarana nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap ilmu dan syiar Islam sejak dini. 


"Ini implementasi dari ajaran Rasulullah SAW agar anak-anak cinta ilmu dan syiar Islam," jelasnya.


Kepala SD Negeri Tejosari, Harti menekankan pentingnya ajang ini sebagai upaya membentuk generasi Qurani. 


"Melalui Pentas PAI, diharapkan lahir generasi emas yang mencintai Al-Quran dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya penuh semangat.


Kegiatan Lomba PAI dan Seni Islami di Kecamatan Ngablak ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan pendidikan agama serta pengembangan potensi seni Islami bagi siswa sekolah dasar di Magelang.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang