Lantik Pejabat Baru, Bupati Magelang Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Dilihat 101 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menegaskan, pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat pencapaian pembangunan daerah. 

Pelantikan ini diikuti dalam suasana khidmat dan penuh harapan agar aparatur yang baru saja dilantik mampu bekerja secara profesional serta melayani masyarakat dengan tulus.

Dalam sambutannya, Grengseng Pamuji menekankan, seluruh proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme yang transparan dan sesuai aturan, mulai dari penilaian kualitatif, kuantitatif, hingga assesment kompetensi. Ia menyebut metode penilaian kinerja sebagai varian baru yang menjadi standar objektif dalam menentukan kapasitas pejabat.

"Saya berharap PNS dapat memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Magelang. Tunjukkan kualitas, tanggung jawab, dan komitmen terhadap visi-misi daerah," tegasnya saat melantik sejumlah pejabat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (14/1).

Pada kesempatan ini, Grengseng juga menepis kekhawatiran sejumlah ASN terkait rotasi jabatan. Dengan nada santai, ia menceritakan adanya pejabat yang bahkan meminta "dihukum" karena merasa bersalah atas pilihan politik sebelumnya. Ia menegaskan proses mutasi berjalan objektif, tanpa dendam dan bukan sesuatu yang perlu ditakuti.

"Sudahlah, mengalir saja. Fokus bekerja dengan baik hari ini. Jabatan itu ada masanya, semua akan melalui gilirannya," ujarnya.

Sebanyak empat orang yang dilantik pada kesempatan kali ini adalah Kharisma Wardanto Baktiawan pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam jabatan fungsional ediator hubungan industrial ahli pertama, kemudian Lies Pramudiyanti sebelumnya menjabat Direktur RSUD Bukit Menoreh menjadi kepala dinas kesehatan.

Kemudian Endang Rahayu Qwartiningrum sebelumnya menjabat Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi pada Bappeda Litbangda menjadi perencana ahli madya pada instansi yang sama, dan Agus Ahmad Arifin, Perekam Medis Penyelia RSUD Muntilan menjadi Administrator Kesehatan Ahli Muda pada RSUD Muntilan.

Lebih jauh, Grengseng mengajak seluruh aparatur untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan regulasi, ekonomi, hingga dinamika masyarakat di era media sosial. Ia kembali mengingatkan prinsip Mulang Reh Mangkunegara IV sebagai pedoman menjalankan tugas: 'Ngilmu kuwi kelakone kanthi laku' (ilmu hanya bermakna jika diwujudkan dalam tindakan).

Ia menekankan pentingnya niat yang tulus dalam bekerja, serta kedisiplinan dan usaha keras untuk mengurangi hal-hal yang tidak baik. Ia mengajak seluruh aparatur introspeksi diri, menghindari niat buruk, dan memperkuat kebersamaan sebagai satu tim dalam mewujudkan perubahan.

"Mari jadikan pemerintahan Kabupaten Magelang sebagai gerbong besar perubahan menuju masyarakat yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera. Slogan ini bukan sekadar tulisan, tapi harus menjadi laku kita bersama," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar