Pemkab Magelang Punya Cara Unik Sosialisasikan Pilkada Dengan Wayangan

Dilihat 3557 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang punya cara tersendiri mensosialisasikan Pilkada serentak yang akan digelar Rabu (27/06) besok. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) digelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk untuk mensosialisasikan kontestasi pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Magelang. 

Pertunjukan wayang menghadirkan Dalang Ki Iswanto dengan lakon Pancawala Rabi di Pendopo Surya Gemilang, Radio Gemilang FM Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. 

Dalam sambutan tertulis Pjs Bupati Magelang yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan, Haryono, mengatakan agar semua elemen masyarakat bersama-sama mensukseskan Pilkada serentak tahun 2018.

"Tanggal 27 (Juni) kita bersama-sama akan melaksanakan Pilkada serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Magelang 2018," jelasnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afifudin menjelaskan saat pencoblosan besok, warga Kabupaten Magelang akan mendapatkan dua surat suara. 

"Masing-masing untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati," kata Afifudin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panwaskab Magelang Habib Saleh berharap dalam Pilkada kali ini tidak ada politik uang.

"Bila melihat atau menemukan politik uang bisa melaporkan ke pihak Panwascam yang ada di setiap kecamatan, dan akan ada sanksi bagi yang memberi maupun menerima suap," tegas Habib.

Pagelaran wayang tersebut berlangsung semalam suntuk sejak pukul 21.00 hingga 04.30 WIB. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang