OJK Bagikan Tips Cakap Literasi Keuangan Bagi Para Santri

Dilihat 1775 kali
Forum Edukasi dan Temu Bisnis bagi Santri (FEBIS) dan Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH) digelar di Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

BERITAMAGELANG.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Forum Edukasi dan Temu Bisnis bagi Santri (FEBIS) dan Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH) di Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo. Senin (20/10).

Kegiatan menyambut Hari Santri Nasional 2025 ini guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan santri dan kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah ini untuk memberikan edukasi kepada para santri. Santri merupakan salah satu generasi penerus bangsa kita," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi kepada wartawan, Senin (20/10).

Friderica menambahkan, para santri didorong memiliki tingkat literasi keuangan yang baik agar dapat memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses keuangan (inklusi) pada lembaga jasa keuangan formal. Kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi, literasi,dan inklusi kepada masyarakat dengan keuangan syariah.

Menurutnya, kalangan santri merupakan salah satu segmen prioritas OJK menjadi mitra dalam pengembangan ekonomi syariah. Selain santri, segmen prioritas lainnya yakni pelajar, mahasiswa, kaum perempuan dan kalangan difabel.

Kegiatan program Santri Cakap Keuangan Syariah dan juga Forum Ekonomi dan Temu Bisnis Matching antara Pengurus PBNU dengan para pelaku jasa keuangan. Dimana dalam materi pengembangan bisnis tidak hanya terkait dengan Lembaga Nahdlatul Ulama, tetapi juga untuk warga Nahdliyin.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Bidang Ekononi, Fahmi Akbar Idries menambahkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Nasional 2025. Selain itu, juga bagian dari program Pengurus Besar NU bidang khidmat ekonomi.

"Kegiatan bersama dengan OJK ini, yakni literasi, inkubasi dan akselerasi. Ini bagian dari kegiatan Hari Santri 2025, salah satu acaranya melakukan edukasi, literasi para santri," papar Fahmi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang