Para Guru Gelar Lokakarya Festival Panen Hasil Belajar

Dilihat 3891 kali
Salah satu pementasan dalam kegiatan Lokakarya ketujuh, dengan tema "Festival Panen Hasil Belajar" Program Pendidikan Guru Penggerak, Angkatan IV Provinsi Jawa Tengah.

BERITAMAGELANG.ID - Lokakarya ketujuh, dengan tema "Festival Panen Hasil Belajar" Program Pendidikan Guru Penggerak, Angkatan IV Provinsi Jawa Tengah, digelar di Gedung Sudirman Komplek Panca Arga Banyurojo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, Sabtu (15/10/2022).


Panitia Pelaksana sekaligus Koordinator Pengajar Praktek Kabupaten Magelang, Setyo Prajoko, mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 150 Guru Penggerak dari PAUD SD SMP SMA dan SMK se Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut merupakan program Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Tengah.


Festival Panen Hasil Belajar ini merupakan hasil dari Guru Penggerak yang berkegiatan selama satu tahun ini. Dalam kesempatan ini Aksi nyata atau program yang berdampak pada murid, hasil belajar satu tahun ditampilkan dalam kegiatan ini.


“Program dibuat oleh Guru Penggerak, sesuai dengan prinsip merdeka belajar mengacu kepada Kurikulum Merdeka. Jadi setiap Guru Penggerak programnya berbeda sesuai dengan kreativitas, atau kebutuhan siswa dan sekolah masing-masing," ucap Setyo Prajoko.


"Misalnya Guru Biologi, memberikan pelajaran ekosistem air, dan ternyata siswanya berminat membuat Aquascape, maka Aquascape yang dibuat tersebut menjadi media pembelajaran ekosistem air," terang Setyo.


Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang, Susilo menyampaikan, Guru Penggerak merupakan guru terpilih, diharapkan siap menjadi pemimpin pembelajaran dan berperan sebagai agen pendorong transformasi pendidikan di Indonesia.


Guru pada program ini diharapkan dapat mengembangkan diri dengan refleksi dan kolaborasi secara mandiri.


“Berkolaborasi dengan orang tua siswa dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid," tutur Susilo saat membuka kegiatan tersebut


Dalam kegiatan Lokakarya ketujuh, dengan tema "Festival Panen Hasil Belajar" tersebut, juga dipamerkan hasil pembelajaran program guru penggerak, mulai dari kesenian yang dipentaskan, produk kerajinan, buku dan lain sebagainya.


Dalam kesempatan tersebut Kepala SD Kartika XII-1 Banyurojo Mertoyudan, Zaidah mengatakan, peserta lokakarya ini adalah guru-guru terbaik bangsa di Kabupaten Magelang yang terpanggil untuk mendorong perubahan pendidikan ke arah yang lebih baik.


Jadi lokakarya tujuh ini adalah hasil nyata para Guru Penggerak yang telah melakukan perubahan positif yang terjadi sekolah. Seperti contoh ketika pembelajaran lebih berpusat kepada murid, kesepakatan kelas menjadi pijakan dalam pembelajaran.


Diharapkan pembelajaran yang berdiferensiasi, yaitu pembelajaran yang memberikan keluasan pada siswa untuk meningkatkan potensi dirinya sesuai dengan kesiapan belajar, minat dan profile belajar siswa tersebut. 


“Pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada produk pembelajaran tapi juga fokus pada proses dan konten atau materi," papar Zaidah.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang