Marak Kasus Kekerasan di Sekolah, Pendidikan Karakter Perlu Ditanamkan Sejak Dini

Dilihat 3677 kali
Sejumlah guru SD ikuti pembinaan di Balai Muslimin Citran Mungkid, Magelang (06/02)

BERITAMAGELANG.ID - Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Dewi Cahyani menyatakan keprihatinan atas kasus pembunuhan murid terhadap gurunya di Sampang, Jawa Timur. Ia berharap dengan adanya kegiatan pendidikan karakter, kasus tersebut tidak akan terjadi lagi dimanapun, khususnya di Kabupaten Magelang.

"Dalam hal ini kita akan menguatkan pendidikan karakter kembali terhadap guru-guru agar menyampaikan terhadap muridnya sehingga murid-murid berkarakter, berbudi pekerti, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan baik terhadap guru maupun terhadap temannya dan sebagainya," katanya di sela-sela acara pembinaan guru SD di Balai Muslimin, Citran Mungkid, Magelang (06/02).

Ia melanjutkan, karakter adalah semacam budi pekerti yang harus ditingkatkan .

"Karakter ini adalah budi pekerti yang harus sudah dimulai diajarkan, itu menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat,  sekolah dan pemerintah daerah," tambahnya.

Acara ini dihadiri sejumlah guru SD dari 10 Kecamatan, yakni Ngluwar, Candimulyo, Salam, Srumbung, Muntilan, Dukun, Sawangan, Mungkid, Borobudur, dan Salaman.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang