BERITAMAGELANG.ID - Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang menggelar Kuliah Umum dengan tema P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025/2026.
Kegiatan yang diikuti 676 orang mahasiswa baru ini dihadiri langsung Kepala BNNK Magelang, Kombes Pol. Siswoyo Adi Wijaya, sebagai pemateri, Senin (1/9). Siswoyo menjelaskan, situasi dan kondisi kerawanan Narkoba di Kabupaten Magelang, khususnya di kecamatan-kecamatan yang menjadi zona bahaya yaitu Mertoyudan, Mungkid, Secang, dan Muntilan.
âKampus merupakan area yang cukup rawan untuk peredaran gelap narkoba, apalagi bagi mahasiswa yang tinggal di area kos-kosan yang minim dengan pengawasan. Harapan kami, mahasiswa baru UNIMMA dapat memiliki ketahanan diri yang baik untuk membentengi diri dari penyalahgunaan Narkoba,â pesannya.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peranan penting untuk turut serta menjalankan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Mahasiswa merupakan generasi muda yang diharapkan dapat membawa perubahan positif, minimal bagi diri sendiri dan lingkungannya.
Salwa Putri, salah seorang mahasiswi yang mengikuti kegiatan ini menyatakan informasi tentang narkoba yang didapatkan sangat penting, apalagi masih banyak teman-temannya yang belum mengetahui program rehabilitasi narkoba gratis di Magelang.
âSebagai anggota BEM, saya rasa penting untuk menyebarluaskan informasi ini kepada teman-teman yang lain, terutama tentang program rehabilitasi pecandu narkoba gratis yang dikelola oleh BNNK Magelang,â ujarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari MoU antara UNIMMA dan BNNK Magelang yang telah dilaksanakan pada akhir tahun lalu. BNNK berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dapat diikuti oleh kampus-kampus lain yang ada di Magelang.


@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar